Rusia Bangun Gereja Bawah Laut Pertama di Dunia

Rusia Bangun Gereja Bawah Laut Pertama di Dunia

daniel.tanamal Official Writer
15651

Sebuah proyek pembangunan gereja yang lokasinya berdirinya dianggap tak lazim namun penuh dengan unsur kreativitas dan seni sedang digarap oleh Gereja Ortodoks Rusia. Bersama dengan salah satu tokoh muda Gereja Ortodoks yang ternama sekaligus pecinta alam bawah laut, Archimandrite Tikhon, mereka membuat sebuah gereja bawah laut pertama di dunia, yang terletak di Laut Hitam, 200 meter dari pesisir Krimea.

Pembangunan yang disponsori oleh Pemerintah Rusia ini juga mendapat bantuan dari kelompok penyelam bawah laut ? ?Mother of The Beavers” Sevastopol dan kelompok motor nasionalis Night Wolves. "Gereja ini akan terlihat seperti gereja pada umumnya, dengan ikon di dalamnya. Nantinya ikon gereja akan terbuat dari batu atau besi anti karat," kata Tikhon seperti dikutip RIA Novosti, dan dirilis rt com, Kamis (1/10/2015).

Hal pertama yang mereka lakukan dalam pembangunan ini adalah menempatkan salib besar dalam bentuk jangkar seberat tiga ton, sebuah meja dan penyangga lilin raksasa di kedalaman 20 meter. “Ini baru struktur pembangunan awal dari gereja bawah laut pertama di dunia yang dinamakan Gereja Santo Nicholas, santo yang dipercaya sebagai pelindung para pelaut,” tambah juru bicara Gereja Ortodoks Rusia Krym Realii.

Tikhon sendiri merencanakan bahwa gereja ini juga akan menjadi museum sejarah dengan memasukan beberapa fitur peninggalan dari Perang Krimea (1854-1855) dan Perang yang terjadi antara 1941-1942 dimana angkatan laut Rusia menghadapi Jerman. Selain itu Pemerintah Rusia juga melihat pembangunan ini sebagai komoditi wisata yang dapat menarik wisatawan lokal dan luar negeri.

Firman Tuhan dalam Amsal 15:3 berkata "Mata Tuhan ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik," menjadi pengingat bahwa Tuhan ada dimana-mana dan tidak terbatas kuasanya dan bahwa jemaatnya yang menjadi gereja akan memenuhi bumi dan bersiap menjadi mempelai wanitaNya untuk kedatanganNya.



Sumber : Berbagai Sumber | Daniel Tanamal
Halaman :
1

Ikuti Kami