<!--[if gte mso 9]><xml>
Jelang pemilihan umum 2016 Amerika Serikat terus memanas usai kandidat presiden dari Partai Republik, Jeb Bush menyerang rivalnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, dengan mengatakan bahwa Clinton turut bertanggung jawab atas kelompok militan ISIS yang berkembang di Irak.
Hal itu dinyatakan Bush dalam acara pembukaan calon kandidat potensial untuk pemilihan umum 2016. Bush melihat
bahwa penanganan Clinton terkait Irak saat menjabat sebagai Menteri Luar Negeri
AS membuat kondisi di negara tersebut tidak stabil sehingga melahirkan ISIS. Bush
mengkritik peran Clinton yang berujung penarikan pasukan AS di Irak pada 2011.
Saat melakukan kunjungan diplomatik keliling dunia untuk pemerintahan Obama
2009-2013, Clinton tidak menaruh perhatian lebih ke Irak. "Dalam semua
catatan perjalanannya, ia pergi ke Irak hanya sekali," ujar Bush, Selasa
(11/8).
Bush mengatakan pasukan yang diperintahkan Presiden Bush pada 2007 lalu telah
menjadikan situasi di Irak lebih stabil. Namun, kondisi ini tidak diperpanjang
karena pemerintahan Obama tidak bisa bersepakat dengan Perdana Menteri Irak
Nuri al-Maki sehingga pasukan terakhir AS dipulangkan pada 2011. "Di mana Menteri Luar Negeri Clinton saat itu?" ujar Bush.
Clinton Langsung Klarifikasi
|
|
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”