Menlu Vatikan Kagumi Keberagaman Agama Indonesia

Menlu Vatikan Kagumi Keberagaman Agama Indonesia

Lori Official Writer
5582

<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} </style>

Menteri Luar Negeri Vatikan Kardinal Pietro Parolin berserta rombongan mengadakan kunjungan kerja ke Indonesia untuk pertama kalinya. Mereka disambut hangat Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Dian Triansjah Djani ketika tiba pada pukul 12.00 Wib siang tadi di Gedung Pancasila Kompleks Kantor Menteri Luar Negeri (Menlu).

Parolin mengaku terkesan saat pertama kali mengunjungi Indonesia. Ia merasa kagum dengan keberagaman suku, budaya dan agama yang hidup dengan harmonis. “Ini menjadi poin yang penting. Bagaimana masyakarat di sini menghormati dan menghargai satu sama lain, menggabungkan perbedaan tanpa mengkonfrontasi,” ucap Parolin dalam konferensi pers tadi sore, demikian seperti dilansir Cnn Indonesia, Rabu (11/8).

Kunjungan kerja sama ini juga sempat digelar secara tertutup selama 1 jam. Menlu Retno menjelaskan bahwa mereka membahas beberapa agenda penting terkait peningkatan hubungan bilateral Indonesia dan Vatikan. Salah satu diantaranya adalah dialog antar-agama (interfaith dialog) yang menjadi elemen penting peningkatan hubungan kerja sama.

Menlu Retno menegaskan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Vatikan memang sudah terjalin dengan sangat baik selama ini, khususnya di bidang pendidikan dan sosial budaya. Misalnya, tercatat sekitar 1500 pendeta Indonesia bekerja di Vatikan dan Italia. Sementara dalam bidang sosial budaya dikabarkan bahwa Vatikan tengah memperluas Museum Vatikan yang biasanya digunakan untuk menggelar pameran budaya Indonesia di sana. “Dulu, ruang di mana terletak Candi Borobudur dan artefak sejarah Indonesia hanya seluas 40 meter persegi, kini diperluas menjadi 120 meter persegi,” terang Retno.

Tak ketinggalan, rencananya Vatikan juga akan menggelar peliputan dan penyiaran secara langsung perayaan Paskah di Larantuka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2016 mendatang. Kedua pihak berharap kerja sama ini akan terus terjaga dengan baik ke depan.

Kunjungan pertama Parolin siang tadi pun diakhiri dengan ucapan selamat kepada bangsa Indonesia atas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan RI yang ke-70 tahun yang jatuh pada 17 Agustus nanti.

Sumber : Cnn Indonesia/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami