Vatikan Akui Palestina Sebagai Sebuah Negara

Nasional / 13 May 2015

Kalangan Sendiri
Vatikan Akui Palestina Sebagai Sebuah Negara
daniel.tanamal Official Writer
3855
<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]-->

Vatikan kembali melakukan sebuah terobosan dalam menyikapi kejadian-kejadian yang terjadi didalam dunia. Kali ini pihak otoritas tertinggi umat Katolik dunia itu membuat sebuah dokumen perjanjian yang berisi pengakuan terhadap Palestina sebagai sebuah negara.

 

Hal itu dinyatakan Wakil Menteri Luar Negeri Vatikan Antoine Camilleri yang menjelaskan bahwa perjanjian tersebut diharapkan akan membantu mewujudkan apa yang disebut sebagai "solusi dua negara" guna mengakhiri konflik dengan Israel. Dengan rencana pengakuan tersebut, Vatikan menambah panjang daftar negara Eropa yang mengakui Palestina.

Salah satu wartawan dari kantor berita BBC di Roma mengatakan, Paus Fransiskus berupaya memperkuat kehadiran Kristen di Timur Tengah pada saat ratusan ribu pemeluk agama ini menyelamatkan diri dari tindakan agresif kelompok yang menamakan diri Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS.

 

Kebijakan Vatikan ini sendiri menuai protes dari Israel. Pemerintah Israel menyatakan kekecewaannya dengan mengatakan bahwa keputusan tersebut akan mengganggu perundingan bilateral.




 

Sumber : berbagai sumber
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?