Dunia Bersatu Serukan #PrayForNepal

Dunia Bersatu Serukan #PrayForNepal

Theresia Karo Karo Official Writer
2412
Gempa bumi berkekuatan 7,9 Skala Richter (SR) yang melanda Nepal pada Sabtu (25/4) pagi telah menewaskan ribuan orang dan ribuan lainnya mengalami luka-luka. Hari ini (27/4), data terbaru dari Kepala Divisi Penanganan Bencana Nasional Kementerian Dalam Negeri Nepal, Rameshwor Dangal merilis jumlah korban tewas yang meningkat 'tajam'.

Akibat bencana ini, korban tewas telah mencapai 3.218 jiwa. Sedangkan warga yang terluka diketahui lebih dari 6.500 orang. Menanggapi bencana ini, banyak netizen yang  menyampaikan belasungkawa melalui media sosial Twitter dengan tagar #PrayForNepal. Alhasil tagar ini sempat menjadi trending topic dunia sejak Sabtu kemarin.

Doa untuk korban bencana gempa bumi di Nepal juga berlangsung di Kota Vatikan. Dipimpin oleh Paus Fransiskus, doa bersama dilaksanakan di Lapangan Santo Petrus, Kemarin (26/4). “Saya mendoakan korban tewas, luka dan semua yang menderita akibat musibah ini,” kata Paus.

Sebelumnya, pada hari Sabtu petinggi Vatikan juga telah mengirimkan telegram formal berisi ungkapan duka untuk menenangkan korban gempa dan menyemangati para petugas dan relawan yang bertugas.

Kemungkinan angka korban tewas akan terus meningkat seiring dengan dilanjutkannya pencarian korban. Bencana ini merupakan gempa bumi terburuk selama lebih dari 80 tahun. Sebelumnya pada tahun 1934, Nepal juga sempat diguncang gempa bumi dan menyebabkan korban tewas sekitar 8.500 orang.

Sumber : Metrotvnews/RMOL.co by tk

Ikuti Kami