Ginkgo Biloba Berisiko Picu Stroke

Ginkgo Biloba Berisiko Picu Stroke

Lori Official Writer
3557
Ginkgo Biloba adalah herbal populer yang telah digunakan selama berabad-abad sebagai pengobatan tradisional China. Ginkgo telah terbukti ampuh mengobatan beberapa jenis penyakit seperti demensia, kaludikasio, gangguan daya ingat dan masalah PMS.

Biasanya obat ini di konsumsi dalam bentuk table. Namun sangat dianjurkan sesuai dengan resep dokter. Karena sebuah riset terbaru yang dipublikasikan di Jurnal Neuropology Online menemukan, Ginkgo kemungkinan berdampak baik dan buruk bagi kesehatan. Ginkgo bisa menunda terjadinya penurunan kognitif pada orang tua usia lanjut sekaligus bisa menimbulkan dampak buruk yakni memicu risiko terjadinya stroke.  

Penelitian ini dilakukan kepada 118 pria dan wanita berusia 85 tahun ke atas. Mereka dibagi dalam dua kelompok dan diwajibkan meminum 3 tablet per hari selama tiga tahun. Satu kelompok mengkonsumsi suplemen Ginkgo biloba dan kelompok lainnya adalah Placebo. Selama pencobaan tersebut, tujuh diantara mereka yang mengkonsumsi Ginkgo biloba terbukti mengalami stroke. Sedang mereka yang mengkonsumsi  Placebo tak satupun mengalami stroke.

Salah satu peneliti Dr Hiroko Dodge, seorang ahli di bidang gangguan kognisi yang berkaitan dengan usia mengatakan, “Ginkgo dilaporkan dapat menyebabkan pendarahan yang berhubungan dengan komplikasi. Tetapi dalam hal ini stroke disebabkan oleh pembekuan darah, bukan pendarahan parah dan umumnya tidak parah”.

Terkait kepastian efek samping Ginkgo Biloba tersebut, Dr Dodge mengatakan bahwa peneliti perlu mengembangkan kembali penelitian tersebut apakah memang aman dan mencegah penurunan kognitif.

Hal ini sangat didukung kuat oleh Dr Susanne Sorensen, kepala penelitian di Alzheimer’s Society. “Penelitian ini menambah semakin banyak bukti yang menunjukkan Ginkgo Biloba mungkin tidak efektif. Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan skala yang lebih besar”.

Peneliti mungkin telah menemukan efek samping dari suplemen Ginkgo Biloba dapat menyebabkan stroke. Namun bagi Anda yang pernah dan tengah mengkonsumsinya tak perlu khawatir, cobalah berkonsultasi kembali dengan dokter ahli dan tanyakan cara aman mengkonsumsinya. Salam sehat!

Sumber : Dailymail.co.uk/jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami