Untuk Mereka yang Terjebak Friendzone

Single / 3 March 2015

Untuk Mereka yang Terjebak Friendzone
Sumber: funtravel4u.com
Theresia Karo Karo Official Writer
8117
Sahabat jadi cinta, hal ini sering kita lihat dalam hubungan pertemanan pria dan wanita. Atau saat anda menyukai seseorang, untuk menunjukkan perhatian maka anda memberikan banyak waktu dan tenaga. Namun Si dia hanya menganggap anda sebagai teman atau dengan kata lain terjebak dalam situasi friendzone.

Agar tidak terjebak lagi dalam friendzone, berikut lima tips yang bisa membantu anda keluar dari situasi yang tidak mengenakkan ini:

Berhenti bersikap terlalu baik
Mereka yang rentan berada dalam situasi ini adalah mereka yang memperlakukan si dia terlalu baik. Selalu ada saat di butuhkan, namun tidak berani mengutarakan perasaannya karena takut merusak persahabatan.

Solusi: Jangan terus berusaha selalu ada untuknya. Cobalah untuk sesekali menjadi orang yang misterius. Ada pendapat yang mengatakan, bahwa seseorang cenderung lebih mudah menyukai orang yang membuat mereka penasaran. Jangan terlalu takut membuat Si dia kecewa, saat anda tidak bisa selalu ada di sampingnya. Anda memang menyukainya, namun bukan berarti waktu anda semua dicurahkan untuk dia.
 
Bukan ‘Pengemis Cinta’
Tipe yang satu ini justru sangat aktif dalam mengungkapkan perasaannya. Namun Si dia tetap nyaman dengan berteman. Tahukah anda, terlalu berlebihan juga bisa membuat orang lain tidak nyaman.

Solusi: Berhentilah untuk menjadi ‘pengemis cinta’, karena bila diteruskan bukan tidak mungkin Si dia akan kabur. Jangan memperlakukan seakan Si dia itu segalanya. Karena kemungkinan bahwa dia bukan ‘rang yang tepat’ selalu ada.

Bandingkan Persepsi
Anda sudah berusaha menjadi sahabat yang baik, menyenangkan, dan susah di tebak; namun tetap saja masih berada di friendzone. Harus bagaimana? Pacar dan teman, setiap orang tentu memiliki persepsi masing-masing mengenai dua hubungan ini.

Solusi: Coba cari tahu apa yang dia harapkan dari seorang pacar? Lalu coba bandingkan dengan diri anda? Apakah kalian menemukan persepsi yang sama? Bila memang bertolak belakang dengan kepribadian anda, sebaiknya pikirkan kembali.
 
Langkah Terakhir
Bila anda sudah yakin bahwa anda melakukan semua yang diatas, namun tetap terjebak di friendzone. Maka kemungkinan Si dia memang tidak tertarik untuk menjalin hubungan lebih dari teman.

Solusi: Perasaan seperti ini tentu tidak mengenakkan. Namun tidak semua harapan bisa terpenuhi bukan. Selain itu, kita juga tidak bisa memaksakan perasaan orang untuk menyukai kita. Lebih baik anda merelakan perasaan itu. Jadilah teman yang baik dan move-on.

Ingatlah bahwa kebahagiaan, kita sendiri yang menentukan dan bukan karena kehadiran orang lain. Tetap yakin, pasti ada ‘seseorang yang tepat’, di ‘waktu yang tepat’ yang sudah disiapkan untuk anda. Pertanyaannya adalah, apakah anda siap untuk menyambut ‘hati yang baru’ itu?

Sumber : Hipwee/Jawaban.com by tk
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?