3 Faktor Ekonomi Yang Membuat Pemerintah Optimis

Nasional / 17 February 2015

Kalangan Sendiri

3 Faktor Ekonomi Yang Membuat Pemerintah Optimis

daniel.tanamal Official Writer
2667
<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]-->

Pengamat ekonomi Universitas Gadjah Mada, Tony Prasetiantono, mengatakan bahwa ada tiga faktor yang dapat membuat pemerintah optimistis mengenai pertumbuhan ekonomi tahun ini, khususnya karena faktor pertumbuhan ekonomi yang melambat pada tahun lalu.

Pertama, kebijakan pemerintah untuk menghapus subdisi BBM dan mengalokasikan dana subsidi sebesar Rp 270 triliun dan sebagian besarnya dialihkan untuk pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastuktur akan mendorong investor masuk dan menanamkan modalnya, baik investor domestik ataupun dari luar negeri.

"Pemerintah harus optimistis target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,7 persen dapat tercapai walau saya memperkirakan kemungkinan 5,5 persen," kata Tony di Jakarta, Senin, 16 Februari 2015.

Kedua, Inflasi yang diperkirakan turun pada tahun ini juga akan mendorong naiknya pertumbuhan ekonomi. Perkiraan penurunan inflasi pada tahun ini dikarenakan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM secara signifikan akibat harga minyak dunia yang diperkirakan akan tetap rendah pada tahun ini. "Perkiraan inflasi tahun ini sekitar 4 sampai 5 persen," kata dia.

Ketiga adalah faktor capital inflows. Menurut Tony, capital inflows atau modal asing yang masuk ke Indonesia saat ini masih baik. "Salah satu cirinya harga saham di Jakarta masih cukup tinggi," ujar dia. Hal tersebut dikarenakan asing masih percaya dengan Indonesia. "Indonesia masih menjadi tempat favorit untuk menanamkan modal asing, setelah Cina dan India," kata dia.

Karena itu, secara keseluruhan, Tony mengatakan pertumbuhan ekonomi pada tahun ini diperkirakan mencapai 5,5 persen. "Tidak terlalu jauh dari target pemerintah 5,7 persen," kata dia. Bila mencapai 5,5 persen itu sangat baik karena sesuai dengan kondisi perekonomian domestik dan global.



<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US;} </style> Halaman : 1

Ikuti Kami