Sadjamudin Gumay: Pendeta Jangan Bersikap Seperti Bos!

Internasional / 16 February 2015

Kalangan Sendiri

Sadjamudin Gumay: Pendeta Jangan Bersikap Seperti Bos!

daniel.tanamal Official Writer
5067
<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]-->

Ketua Sinode Gereja Kristus Rahmani Indonesia, Pendeta Sadjamudin Gumay mengingatkan agar setiap pendeta atau pemimpin Kristen untuk rendah hati dan bersikap menjemaat atau turun langsung berjemaat. Hal ini disinggungnya saat konferensi pers pencalonan ketua dan sekretaris umum Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Republik Indonesia (PGLII) di Jakarta, Kamis (12/1).

“Ada yang gayanya kayak bos, susah disalam (jabat tangan), mau menyapa saja susah. Seharusnya pendeta atau pemimpin Kristen harus melayani. Terjun bersama jemaat. Harus menjemaat. Harus menyapa dan menegur duluan. Kalau ditegur dan disapa saja susah, bagaimana bisa melayani?” katanya.

Sadjamudin berharap agar setiap pemimpin Kristen mau untuk berlomba-lomba terlebih dahulu menyapa, melayani terlebih dahulu. Selain itu setiap pemimpin harus mau ditegur dan juga dikritik. Menurutnya kritik adalah sebuah pernyataan bagus dari jemaat yang mau memperhatikan pemimpin atau pendetanya.

“Namanya pelayan. Kalau saya, duluan menyapa. Seorang pemimpin harus siap dikritik, kritik itu baik bukan untuk menjatuhkan. Itu bentuk perhatian untuk kita. Pemimpin yang melayani pastinya akan dekat dengan jemaatnya. Pemimpin harus menjadi teladan,” pungkasnya.

Dalam konferensi pers tersebut hadir Ketua Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pendeta Japarlin Marbun yang mencalonkan diri menjadi Ketua PGLII, Ketua Forum Umat Kristen Indonesia (FUKRI) Jerry Tawalujan yang mencalonkan diri menjadi Sekum PGLII dan juga Ketua Majelis Pusat Gereja Gerakan Pantekosta (GGP) Brigjen TNI (Purn) Harsanto Adi Soekamto.



<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} </style> Halaman : 1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?