Daripada Uang Habis, 'Diasuransikan' Saja!

Daripada Uang Habis, 'Diasuransikan' Saja!

Lois Official Writer
4726

Banyak orang yang berpikir bahwa dengan ikut asuransi, maka akan kehilangan uang. Karena berpikir bahwa tidak mungkin orang sakit setiap tahun, tapi harus keluar uang setiap bulan, membuat masyarakat sinis melihat asuransi. Tapi benarkah demikian?

Uang yang Ditabung

Ada orang yang sulit sekali menabung. Ada pula yang bahkan harus ‘dipaksa’. Misalnya saja, Bapak A menabung di sebuah bank. Kemudian dia selalu merasa kekurangan uang, karena punya kartu ATM maka dengan mudahnya bapak ini mengambil uang. Tapi jika ‘dipaksa’ maka akan ada uang yang bisa dia tabungkan di asuransi, karena meskipun dapat diambil setiap waktu, jika belum waktunya akan dikenakan penalty.

Banyak asuransi yang saat ini sudah menanamkan investasi dalam produknya, selain dari asuransi jiwa. Tidak hanya akan memperoleh perlindungan, investasi yang dicapai pun lumayan, bahkan lebih besar bunganya daripada deposito biasa. Bagi umat Muslim, biasanya perusahaan asuransi juga menyediakan investasi syariah. Jadi daripada uang tidak menentu kemana, alangkah baiknya jika diinvestasikan sekaligus melindungi Anda dari segala kerepotan ketika sakit.

Unit Link

Asuransi terbagi dalam dua macam yaitu asuransi tradisional dan asuransi unit link. Asuransi yang banyak dikenal masyarakat adalah asuransi tradisional. Saat ini, banyak perusahaan asuransi yang menyediakan asuransi unit link seperti Prudential, Allianz, dan AXA Mandiri.

“Uniknya, unit link ini untuk nasabah yang tidak mau repot. Unit link merupakan kombinasi proteksi dan asuransi. Nantinya penasihat finansial yang akan mengatur,” ujar Rudy Munardi, Direktur Penjualan PT. AXA Mandiri.

Menurut Karin Zulkarnaen, Head of Market Management Allianz Indonesia, target pasar unit link adalah mereka yang menginginkan perlindungan jiwa optimal dan di saat yang bersamaan membutuhkan perencanaan keuangan untuk mewujudkan impian jangka panjang.

Cari Perusahaan Asuransi Terbaik

Di Indonesia ada belasan perusahaan asuransi yang mempunyai asuransi unit link. Hal yang pertama harus dilakukan adalah cari perusahaan asuransi terbaik. Misalnya, punya track record yang bagus, nilai saham stabil, atau jika tidak lihat perubahan kebijakannya.

Cari Penasihat Finansial yang Terbaik

Setelah menemukan perusahaan asuransi yang terbaik, carilah salah satu penasihat finansial tersebut atau biasa juga yang disebut agen. Penasihat yang terbaik di sini yaitu seseorang yang mampu menjelaskan secara rinci, menggali jenis usaha Anda agar sesuai dengan unit link yang Anda inginkan, dan memberikan pelayanan yang dapat menjawab kebutuhan Anda.

Putuskan Berapa Budget yang Harus Diinvestasikan

Setelah penasihat finansial menjelaskan, saat itulah Anda perlu menentukan kira-kira berapa uang yang harus diinvestasikan. Setiap orang dapat mempunyai hasil investasi yang berbeda meskipun uang yang ditabung sama besarnya. Hal ini sangat dipengaruhi oleh persentase antara proteksi dan tabungan, usia saat masuk asuransi, dan lainnya.

 

Baca juga :

Kontes Foto dan Artikel, Gabung Di Sini

The Fault In Our Stars - Kisah Cinta Remaja Penderita Kanker

Daripada Taruhan, Lebih Baik Lakukan Ini

Langkah Mudah Sinkronisasi Data ke Smartphone Baru

Sumber : swa.co.id by lois ho/jawaban.com

Ikuti Kami