Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Tiurma Ida Purba

Official Writer
2370


Di Indonesia pejabat pemerintah begitu di segani dan di hormati. Hal ini dapat kita lihat pada setiap acara, pejabat pemerintah sering kali didahulukan daripada yang lain. Misalnya mereka tak perlu ikut antri. Bagi sebagian pejabat mungkin ini adalah sebuah penghormatan yang tidak dapat ditolak. Namun berbeda dengan Lukman Hakim Saifuddin yang tidak suka dengan perlakuan seperti itu.

Ditemui di Kementrian Agama, Jakarta, Kamis (11/12/2014) mengungkapkan bahwa dirinya memang harus menjadi teladan bagi sekelilingnya, dalam bekerja atau dihadapan publik sekalipun. Tapi, dirinya tidak setuju dengan jabatannya sebagai Menteri Agama mendapat pelayanan khusus saat keadaaan tertentu.

Kepada Antara, Lukman menceritakan kisahnya saat datang ke tempat pernikahan temannya. Saat ingin bersalaman dengan kedua mempelai, namun Lukman mendapat layanan khusus dan tidak perlu mengantri. Kisah lain yang pernah dialaminya adalah saat ingin ke kantor atau ke tempat lain, Lukman mendapat pengawalan di jalan raya dan menyebabkan jalanan macet. Sehingga menyebabkan pengguna jalan lain merasa kesal dan banyak yang mengucapkan sumpah kepadanya.

“Saya merasa sakit juga. Sakitnya di sini,” ujar Lukman. Pernyataannya ini mendapat respon tawa para hadirin. Dia menjelaskan bahwa dia sebenarnya tidak ingin mendapat perlakukan yang berlebihan saat dia menghadiri acara diluar pekerjaannya. Walaupun memang dia menyadari bahwa pelayanan seperti itu sudah ada dalam Undang-Undang sebagai menteri.

Dalam perbincangannya, dia mengajak jajaran Kementrian Agama khususnya untuk mengedepankan lima nilai budaya kerja yaitu integritas, profesionalitas, inovatif, bertanggung jawab, dan keteladanan.

Baginya budaya kerja tidak dapat lepas dari sistem yang dibangun. Misalnya bila sistem yang dibangun baik dan dipatuhi maka akan membentuk karakter setiap orang menjadi baik. Dia memberikan contoh lebih spesifik, ketika warga Indonesia  yang pergi ke Batam (Kepri) dan menyebrang ke Singapura, maka mereka akan mengikuti aturan tidak boleh membuang sampah dan mematuhinya bersama aturan-aturan lainnya.

Singapura memang akan mendorong warga Indonesia menjadi pribadi yang disiplin. Namun, terkadang manusia suka kembali ke watak aslinya ketika pulang ke Indonesia. Dia berharap bahwa masyarakat Indonesia dapat menjalankan lima nilai budaya kerja dalam kehidupan nyata agar menjadi manusia yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

 

Sumber : berbagai sumber/by tiur

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Dimas Diang 16 September 2019 - 13:44:33

Bagian excelnyang berisi alamat suatu sel

0 Answer

Armin Maulana 15 September 2019 - 18:57:54

Sebuah kapasitor keping sejajar diudara mempunyai .. more..

0 Answer

marsel sihombing 14 September 2019 - 20:37:08

perkataan kotor

0 Answer


Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Banner Mitra September week 3


7271

Banner Mitra September week 3