Lukman Hakim Saifuddin : “Sakitnya Disini”

Nasional / 12 December 2014

Lukman Hakim Saifuddin : “Sakitnya Disini”
Sumber: news.liputan6.com
Tiurma Ida Purba Official Writer
4927

Di Indonesia pejabat pemerintah begitu di segani dan di hormati. Hal ini dapat kita lihat pada setiap acara, pejabat pemerintah sering kali didahulukan daripada yang lain. Misalnya mereka tak perlu ikut antri. Bagi sebagian pejabat mungkin ini adalah sebuah penghormatan yang tidak dapat ditolak. Namun berbeda dengan Lukman Hakim Saifuddin yang tidak suka dengan perlakuan seperti itu.

Ditemui di Kementrian Agama, Jakarta, Kamis (11/12/2014) mengungkapkan bahwa dirinya memang harus menjadi teladan bagi sekelilingnya, dalam bekerja atau dihadapan publik sekalipun. Tapi, dirinya tidak setuju dengan jabatannya sebagai Menteri Agama mendapat pelayanan khusus saat keadaaan tertentu.

Kepada Antara, Lukman menceritakan kisahnya saat datang ke tempat pernikahan temannya. Saat ingin bersalaman dengan kedua mempelai, namun Lukman mendapat layanan khusus dan tidak perlu mengantri. Kisah lain yang pernah dialaminya adalah saat ingin ke kantor atau ke tempat lain, Lukman mendapat pengawalan di jalan raya dan menyebabkan jalanan macet. Sehingga menyebabkan pengguna jalan lain merasa kesal dan banyak yang mengucapkan sumpah kepadanya.

“Saya merasa sakit juga. Sakitnya di sini,” ujar Lukman. Pernyataannya ini mendapat respon tawa para hadirin. Dia menjelaskan bahwa dia sebenarnya tidak ingin mendapat perlakukan yang berlebihan saat dia menghadiri acara diluar pekerjaannya. Walaupun memang dia menyadari bahwa pelayanan seperti itu sudah ada dalam Undang-Undang sebagai menteri.

Dalam perbincangannya, dia mengajak jajaran Kementrian Agama khususnya untuk mengedepankan lima nilai budaya kerja yaitu integritas, profesionalitas, inovatif, bertanggung jawab, dan keteladanan.

Baginya budaya kerja tidak dapat lepas dari sistem yang dibangun. Misalnya bila sistem yang dibangun baik dan dipatuhi maka akan membentuk karakter setiap orang menjadi baik. Dia memberikan contoh lebih spesifik, ketika warga Indonesia  yang pergi ke Batam (Kepri) dan menyebrang ke Singapura, maka mereka akan mengikuti aturan tidak boleh membuang sampah dan mematuhinya bersama aturan-aturan lainnya.

Singapura memang akan mendorong warga Indonesia menjadi pribadi yang disiplin. Namun, terkadang manusia suka kembali ke watak aslinya ketika pulang ke Indonesia. Dia berharap bahwa masyarakat Indonesia dapat menjalankan lima nilai budaya kerja dalam kehidupan nyata agar menjadi manusia yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

 

Sumber : berbagai sumber/by tiur
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?