Menilik Ikatan Sejarah Yerusalem dan Tiga Agamanya

Menilik Ikatan Sejarah Yerusalem dan Tiga Agamanya

Lori Official Writer
10771
Bagi umat Kristiani, Yerusalem merupakan kota suci yang kerap dijadikan sebagai tujuan ziarah. Kota ini sudah berdiri lebih dari 3000 tahun dan secara de facto menjadi wilayah kekuasaan Israel. Kota ini tak hanya diakui sebagai kota suci umat Kristen, tetapi juga bagi Islam dan Yahudi karena adanya persamaan sejarah dari figur Abraham dalam Kitab Suci masing-masing agama.

Yerusalem menjadi bukti sejarah  yang sudah berkali-kali ditaklukkan, dihancurkan dan dibangun sejak masa lalu. Uniknya, meski kerap menjadi fokus konflik wilayah yang terus berlanjut, mereka tetap menghormati keberadaan Yerusalem sebagai tanah suci. Bagi umat Kristen, kota ini adalah tanah dimana Kristus hidup dan menjalani penderitaan di akhir hayatnya. Bagi Islam, ini adalah tanah suci ketiga dimana Nabi mereka melakukan perjalanan ke surga. Dan bagi Yahudi, kota ini adalah tanah perjanjian yang tertulis dalam Kitab Suci mereka.

Latar belakang itu pula yang membuat kota ini dijuluki sebagai kota tiga agama. Uniknya, bangunan-bangunan yang memenuhi kota ini memiliki arsitektur bersejarah yang mencirikan masing-masing agama sekaligus menandakan batas wilayah agama secara tersendiri.

Orang Kristen memiliki dua wilayah karena bergabungnya Armenia yang juga menganut Kristen. Wilayah Armenia adalah bagian terkecil dari wilayah Kristen yang juga dikenal sebagai pusat Armenia tertua di dunia. Di wilayah ini terdapat Gereja St James, Gereja Makam Suci dan bukit Golgota atau bukit Kalvari, tempat penyaliban dan kematian Yesus. Situs-situs itu dikenal menjadi tujuan ziarah utama orang Kristen di dunia hingga saat ini.

Gereja Makam Kudus

Sedang wilayah Muslim berisi kuil Kubah Batu dan Masjid al-Aqsa yang dipercayai sebagai situs suci ketiga dalam Islam. Keberadaan Muslim ini berawal dari keyakinan bahwa Nabi Muhammad melakukan perjalanan dari Mekah menuju Yerusalem. Batu fondasi yang ada di kuil Dome of the Rock dipercaya sebagai pijakan nabi sebelum melakukan perjalanan ke surga.

 
Mesjid al-Aqsa

Berbeda dengan Yahudi, wilayahnya berisi tempat suci seperti Kotel atau Tembok Barat atau Tembok Ratapan, merupakan bagian dari dinding yang tersisa dari bangunan Bait Suci. Di dalamnya terdapat ruang Maha Kudus, situs suci umat Yahudi. Kaum Yahudi percaya lokasi ini menjadi tempat penciptaan bumi dan tempat dimana Abraham menjalankan perintah Tuhan untuk mengorbankan anaknya Ishak.

 

Tembok Ratapan

Hingga kini, situs-situs bersejarah ini masih tetap ramai dikunjungi sebagai tujuan ziarah umat beragama dari seluruh dunia. Latar belakang sejarah yang sangat panjang menjadikan Yerusalem unik di mata dunia dan diakui sebagai kota suci yang dinapasi oleh tiga agama besar.

Sumber : Bbc.co.uk/jawaban.com/ls

Ikuti Kami