Mencegah Matahari Terbenam
Kalangan Sendiri

Mencegah Matahari Terbenam

Theresia Karo Karo Official Writer
      9358
Show English Version
Efesus 4:26
Apabila kamu menjadi marah, janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu.

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]mazmu109[/kitab]; [kitab]ipetr1[/kitab]; [kitab]yehez23-24[/kitab]
 
Suatu kali ada seorang anak laki-laki bertengkar dengan kakaknya dan pengalaman tersebut meninggalkan perasaan pahit di dalam dirinya. Saat kakaknya ingin meluruskan permasalahan, ia tidak mau mendengarkan penjelasannya. Bahkan, ia tidak mau berbicara dengan kakaknya seharian.

Waktu tidur pun tiba, dan ibu mereka berkata kepada sang adik, “Apakah kamu tidak berpikir bahwa kamu perlu mengampuni kakakmu sebelum tidur? Ingat, Alkitab mengatakan kepada kita, Janganlah matahari terbenam, sebelum padam kemarahanmu”. Sang anak tampak kebingungan. Ia berpikir sebentar lalu berkata, “Tetapi bagaimana caranya agar aku bisa mencegah matahari tidak terbenam?

Sikap yang ditunjukkan oleh sang adik mengingatkan saya akan sikap sebagian orang kristiani. Mereka marah kepada seseorang dan menyimpan dendam. Saat dihadapkan dengan sikap mereka yang tidak bersedia mengampuni dan diminta untuk meluruskan permasalahannya, mereka justru menghindar dan tidak mau menaati perintah Kitab Suci yang sudah jelas.
 
Memang benar kita tidak dapat mengubah hati orang lain. Akan tetapi, kita bertanggung jawab atas sikap kita sendiri. Alkitab berkata, “Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu [kitab]efesu4:32[/kitab].

Kita memang tidak dapat mencegah matahari untuk terbenam. Namun, kita dapat berhenti marah sebelum matahari terbenam. Dan itu berarti kita harus mengampuni.

Untuk setiap menit yang anda gunakan untuk marah, anda kehilangan 60 detik kebahagiaan.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?