Nama Kristus Mengganggu?

Nama Kristus Mengganggu?

Yenny Kartika Official Writer
      8162

1 Korintus 1:23

tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan


Bacaan Alkitab Setahun [kitab]mazmu7[/kitab]; [kitab]matiu7[/kitab]; [kitab]kejad13-14[/kitab]


Beberapa tahun lalu, sebuah kelompok Kristen yang terkenal menghilangkan kata Christ (bhs Indonesia: Kristus) dari nama organisasi mereka. Organisasi mengubah nama tersebut setelah mengutip penelitian yang menyatakan bahwa 20 persen non-Kristen merasa aneh dan terganggu dengan nama Kristus. Jadi, mereka ingin punya nama yang akan membuat organisasi ini lebih efektif dalam memberitakan Injil.

Yang membuatku terkejut adalah bahwa hanya 20 persen non-Kristen yang terganggu dengan nama Kristus. Rasul Paulus memperingatkan bahwa pemberitaan ‘keselamatan melalui salib Kristus’ tidak akan disukai banyak orang ([kitab]galat5:11[/kitab]). Orang-orang Yahudi yang mengharapkan Penebus penakluk yang berkuasa merasa tersandung dengan kehadiran Hamba yang menderita. Dunia menertawakan gagasan bahwa orang mati mampu menyelamatkan. “Tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,” ([kitab]ikori1:23[/kitab]). Bahkan sekarang pun nama Yesus makin dan terus ditolak serta dihilangkan dari sekolah, pengadilan, dan semua lembaga.

Seperti yang dialami orang-orang percaya di gereja mula-mula, orang Kristen sekarang akan diintimidasi, ditekan, dan diperingatkan untuk tidak berbicara atau mengajar dalam nama Yesus ([kitab]kisah4:18[/kitab]). Namun kita harus tekin menyatakan Dia untuk dua alasan: Pertama, “keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan”([kitab]kisah4:12[/kitab]). “Untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah”([kitab]ikori1:24[/kitab]).

Kedua, “barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya” ([kitab]marku8:38[/kitab]).

Ikuti Kami