9 Kebiasaan yang Seharusnya Baik Tapi Ternyata Tidak

9 Kebiasaan yang Seharusnya Baik Tapi Ternyata Tidak

Lois Official Writer
3634

Kita biasanya melakukan beberapa kebiasaan yang kita anggap baik agar kesehatan seluruh tubuh tetap terjaga seperti makan teratur, berolahraga, cukup tidur, menjaga kebersihan dan lainnya. Namun, ternyata ada kebiasaan baik yang kita lakukan tersebut dapat berdampak buruk. Berikut ini beberapa kebiasaan yang dianggap baik tersebut :

Gunakan Cairan Pembersih Tangan Terlalu Sering

Penggunaan cairan yang terlalu sering dapat membuat bakteri dan virus menjadi anti terhadap obat-obatan. Hal ini dikemukakan oleh Kepala Bagian Dermatologi Universitas California – San Diego, Richard Gallo. Cairan yang mengandung triclosan ini membuat virus dan bakteri kebal.

Berganti-Ganti Produk Perawatan Kulit

Terlalu sering berganti produk membuat kulit lebih sensitif terhadap produk lain. Tak jarang menimbulkan rosacea atau kulit memerah seperti terbakar. Menurut dermatology Jody Levine, untuk melihat hasil sebuah produk, pakailah minimal enam hingga delapan minggu.

Memakai Flipflop

Flipflop atau sandal jepit memang nyaman digunakan, namun menurut seorang podiatris, Jordana Szpiro, sandal tidak memberikan dukungan terhadap lekukan kaki yang bisa berujung ketegangan pada kaki. Saat sandal digunakan, otot pada telapak kaki bekerja lebih banyak karena mencengkeram tapak sandal.

Menyikat Gigi Setelah Makan

Makanan meninggalkan asam dalam mulut yang dibutuhkan untuk menghilangkan bakteri membahayakan, ujar dokter periodontist Greg Diamond. Karena itu, jangan langsung menyikat gigi setelah makan. Diamond menyarankan untuk mencuci mulut dengan air jika memang ingin.

Hanya Melakukan Kardio Saat Berolahraga

Kardio memang bagus untuk menurunkan berat badan namun jangan melakukan kardio saja saat berolahraga. Menurut terapis fisik, Josep Ciccone, berlari atau bersepeda yang berulang, bisa membuat otot tegang hingga terluka. Karena itu, ada baiknya lakukan kardio dengan diiringi olahraga lainnya saat berolahraga.

Menunda Makan

Dengan menunda makan, Anda hanya akan memiliki keinginan yang lebih besar untuk makan jauh lebih banyak dari yang diperlukan. Menunda makan berarti Anda akan makan lebih banyak lagi keesokan harinya. Hal ini dikemukakan oleh Danine Fruge dari Pritikin Longevity Center and Spa di Miami.

Minum Air Kemasan

Dokter Diamond menjelaskan, air dalam kemasan tidak memiliki fluoride yang bisa menyebabkan kerusakan pada gigi. Jadi, minum air kemasan tidak lebih sehat ketimbang air keran, malah sebaliknya. Cara terbaik adalah dengan memasang filter untuk air keran Anda.

Bersihkan dengan Produk Disinfektan

Pembersih disinfektan dan antibakteri belum signifikan dalam membersihkan lebih baik. Bahkan beberapa produk pembersih juga memiliki bahan-bahan yang bisa mengakibatkan kanker, mengganggu kestabilan hormon, dan penyebab asma. Hal ini dikemukakan oleh peneliti dari Environmental Working Group Rebecca Sutton.

Mengkonsumsi Suplemen Nutrisi

Suplemen ternyata juga memiliki efek samping, bahkan cukup serius jika dikonsumsi berlebihan. Hal ini dikemukakan oleh Profesor dari Georgia State University Christine Rosenblom. Beberapa efek yang terjadi misalnya vitamin A bisa mengganggu pertumbuhan janin, vitamin C mengakibatkan gangguan pencernaan, dan vitamin B6 dapat merusak syaraf.

Ternyata, apa yang menurut kita baik belum tentu baik adanya. Diperlukan waktu, kesempatan, dan cara yang tepat untuk melakukannya. Prinsip ini juga berlaku untuk segala sisi kehidupan kita, termasuk kesehatan. Olahraga yang terlalu banyak juga tak baik, melakukan olahraga dengan cara yang salah juga dapat membuat tubuh sakit. Mari kita lebih waspada untuk kesehatan tubuh kita.

 

Chord Lagu : Bejana-Mu

3 Cara Lepas Dari Keletihan Mental

6 Alasan Suami Istri Perlu Me Time

4 Cara Efektif Atasi Bipolar

2 Tipe Utang dan Cara Mengatasinya

Sumber : tempo.co by lois ho
Halaman :
1

Ikuti Kami