Dunia sepakbola berduka. Kali ini serangan militer Israel ke Gaza telah menewaskan seorang pesepakbola muda Palestina, Ahmed Abu Sida. Kabar ini disampaikan langsung oleh Kementerian Olahraga Palestina, bahwa remaja 17 tahun ini menderita luka parah dan nyawanya tidak dapat tertolong lagi setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Al Sifa.
Menurut berita yang dilansir dari media Spanyol Marca, Direktur Olahraga Attufah Sami Hassuna mengungkapkan belasungkawa atas kepergian kiper handal ini. "Dia adalah pemain kunci junior Attufah dan merupakan kandidat terkuat untuk promosi ke tim utama," jelasnya.
"Kami mengucapkan selamat tinggal kepada salah satu pemain yang memiliki disiplin yang paling menonjol dan sering terlibat dalam turnamen di Palestina." Pemakamannya dihadiri oleh beberapa atlet ternama Palestina dan perwakilan Federasi Seakbola Palestina.
Sekarang sepakbola negara ini sedang berkembang pesat, meskipun dengan fasilitas olahraga yang minim. Hal ini dibuktikan dengan lolosnya timnas Palestina masuk putaran final Piala Asia untuk pertama kalinya pada Mei lalu. Tahun 2015, Palestina terdaftar kembali dalam Piala Asia di grup D bersama Jepang, Jordania dan Irak.
Baca Juga:
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”