Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Theresia Karo Karo

Official Writer
5265


Bhinneka Tunggal Ika merupakan motto atau semboyan Indonesia yang mengandung pengertian, berbeda-beda tetapi tetap satu. Hal ini dikarenakan masyarakat Indonesia terdiri dari beragam berbagai budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama, dan kepercayaan. Tetapi sangat di sayangkan, semboyan ini sepertinya masih menjadi hal yang langka di Jawa Barat. Berdasarkan data yang dihimpun dari Kemenkopolhukam, dari 69 potensi konflik di Jabar, 45 diantaranya berlatar belakang SARA.

Tetapi ternyata bukan hanya provisi Jawa Barat yang mengalami hal ini. Dalam diskusi yang bertemakan "Situasi dan Penanganan Kasus KBB Pemerintahan  SBY", kemarin (14/7) puluhan perwakilan kelompok minoritas di Indonesia berkumpul di Hotel Ibis Tamarim, Jakarta. Acara yang diselenggarakan oleh KontraS dan Jaringan Pemantauan Khusus Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan berdiskusi untuk membahas mengenai masalah intimidasi terhadap SARA dalam hal ini agama.

Wakil dari Persekutuan Gereja-Gereja Setempat (PGIS) Kab. Bandung menyampaikan kondisi penderitaan umat Kristen yang ada di provinsi Jabar. Diskriminasi bagi umat Kristen berawal dari peraturan daerah (perda) yang mengintimidasi. Sebagai contoh ia menyebutkan mulai dari kesulitan beribadah dan penutupan gereja dengan alasan perizinan.

Selanjutnya, perwakilan dari Sumatera Utara, Kristina menyampaikan bahwa terdapat penutupan gereja-gereja di Binjai dan tindakan diskriminatif tempat-tempat yang dianggap maksiat. Di Padang, Nusril Aziz mengungkapkan adanya pembakaran gereja-gereja yang dilakukan secara sistematis. Peristiwa ini berlangsung di Padang Pariaman saat pagi buta dan pelakunya mengunakan kerudung.

Selain perwakilan dari agama Kristen, juga bergabung Komunitas Syiah yang juga menjadi korban diskriminasi di beberapa daerah seperti Sulawesi Selatan dan Sidoarjo. Di Sidoarjo komunitas ini dipaksa membayar uang sewa rusun di tempat pengungian, sedangkan di Sulsel terdapat selebaran dan ceramah anti –Syiah yang kemudian menggiring masyarakat pada opini negatif kepada komunitas ini.

KontraS menyatakan selama setahun di Indonesia sudah terjadi 102 pelanggaran kebebasan beragama. KontraS bahkan memberikan Presiden Susilo Bambang Yudyohono raport merah karena tidak menindak-lanjuti isu SARA ini. KontraS mengharapkan presiden selanjutnya mampu memberi kebebasan beragama, jaminan keamanan, pemulihan bagi korban intoleransi, akuntabilitas aparat hukum dan hukum yang transparan.

Hingga saat ini sudah delapan gereja yang ditutup oleh pemerintah di Jawa Barat, diantaranya adalah Gereja Pentakosta di Ciranjang, Gereja Gerakan Pentakosta di Ciranjang, Gereja Kristen Perjanjian Baru, Gereja Bethel Indonesia, Gereja Gerakan Pentakosta Betlehem, Gereja Injik Seutuh Internasional, Gereja Sidang Jemaat Allah dan GKI Yasmin.

 

Baca Juga:

Heskey: Rodriguez Pilihan Nomor Satu Gantikan Suarez

Metro TV 'Pimpin' Trending Topik Twitter

'PAUSE For Peace', Langkah Vatikan di Final Piala Dunia

Ribuan Umat Kristen dan Islam Bersatu Dalam Doa di Ambon

Jangan Buru-Buru Pacaran Kalau Masih...

 

Sumber : JPNN/Satuharapan.com by tk

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Armin Maulana 15 September 2019 - 18:57:54

Sebuah kapasitor keping sejajar diudara mempunyai .. more..

0 Answer

marsel sihombing 14 September 2019 - 20:37:08

perkataan kotor

0 Answer

Satra Zebua 12 September 2019 - 21:02:16

Apa artinya saya hidup

0 Answer


Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Banner Mitra September week 2


7269

Banner Mitra September week 2