Gereja-Gereja Ini Gelar Doa Bersama Untuk Pilpres 9 Juli

Gereja-Gereja Ini Gelar Doa Bersama Untuk Pilpres 9 Juli

Lori Official Writer
3849

Gereja-gereja Indonesia tampak tengah bersatu padu dalam doa untuk menyambut Pemilihan Presiden 9 Juli nanti. Hal ini menjadi cerminan harapan seluruh umat Tuhan agar penggenapan Firman-Nya yang tertulis di Roma 13: 1 bahwa “..sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah”.

 

Lewat doa, gereja-gereja ini mengajak agar jemaat dari berbagai gereja bersatu hati mendoakan bangsa dan negara yang akan melaksanakan pesta demokrasi nanti. Berikut gereja-gereja yang ikut serta dalam doa bersama tersebut:

 

Gereja-gereja di Palu

 

Gereja Bethel Indonesia (GBI), Gereja Pantekosta Indonesia, Gereja Kristen Indonesia (GKI) dan Gereja Bala Keselamatan dan Gereja Sidang Jemaat Allah Kalvari di Palu serempak menggelar doa bersama seusai ibadah minggu. Para pemimpin gereja sama-sama mengajak jemaatnya memohon doa agar Tuhan memberikan keamanan menjelang pelaksanaan maupun sesudah pemilihan Presiden.

 

Disela-sela doa, pemimpin gereja dan jemaat juga turut menyerahkan calon Presiden untuk siap menerima hasil, baik terpilih maupun tidak. Di Gereja Sidang Jemaat Allah contohnya, Pendeta Rafles mengingatkan agar jemaat gereja tetep memberi hak suara dengan hati nurani. “Jangan lupa ke tempat pemungutan suara (TPS) pada hari “H” Pilpres,” ajaknya, seperti dilansir Beritasatu.com, Minggu (6/7).

 

 

 

Gereja di Papua

 

Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua telah menghimbau jemaatnya untuk menggunakan hak suaranya secara bertanggungjawab. Hal ini disampaikan oleh Ketua GKI Tanah Papua, Pendeta Albert Yoku pada Minggu (6/7) kemarin.

 

“Kami berharap, semua umat Kristiani di tanah Papua dapat berdoa bersama, agar Tuhan menolong kita dalam memilih pemimpin yang takut akan Tuhan, sehingga menjadi berkat bagi masyarakat, bangsa dan negara Republik Indonesia,” kata Albert, seperti dilansir Liputan6.com, Senin (7/7).

 

Selain itu, Albert berharap agar jemaat GKI dapat menghindarkan diri dari praktik-praktik yang melanggar asas demokrasi, seperti money politic dan kampanye hitam yang justru hanya merugikan pihak tertentu dan menimbulkan kecurangan dalam Pilpres.

 

Kita bersepakat bahwa gereja dan jemaatnya bersatu hati mengharapkan yang terbaik bagi kemajuan bangsa lima tahun ke depan, lewat turut campur dalam pesta demokrasinya.


Baca Juga Artikel Lainnya:

PPLN: WNI Luar Negeri Antusias Datangi TPS Pilpres

 

Inilah Potensi Ancaman Suksesnya Pilpres

 

 

 

 

3 Kejutan Tak Terduga Bagi Kubu Jokowi-JK

Purnomohadi: Arsitek Sukses Dibalik Stadiun Gelora Bung Karno

Sumber : Beritasatu.com/Liputan6.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami