Elizabeth Santosa: KPAI Masih Keteteran Tangani Kasus Anak

Elizabeth Santosa: KPAI Masih Keteteran Tangani Kasus Anak

Lori Official Writer
5066

Efek domino kasus asusila anak yang mencuri perhatian publik beberapa bulan terakhir ini, semakin menambah tugas Komnas HAM Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Sayangnya, sebagai salah satu organisasi independen yang fokus menangani beragam kasus anak, pelayanan KPAI dinilai masih terbilang minim.

 

Hal ini disampaikan oleh psikolog Anak, Keluarga dan Pendidikan di Yayasan Praktek Psikolog Indonesia (YYPI), Elizabeth T Santosa, M.Psi. “Saya melihat karena mereka independen dan tidak disokong, maka mereka keteteran, sumber dayanya tidak terlalu professional,” kata Elizabeth saat diwawancarai di Seminar Kids, Sex and Media CBN Indonesia di AXA Tower, Kuningan City Mall, Jakarta, Sabtu (7/6).

 

Elizabeth menilai sumber daya KPAI yang minim sangat terbatas dalam menangani beragam kasus anak yang dilaporkan kepada organisasi tersebut, mulai dari kasus sodomi, pelecehan anak, korban dan perebutan anak.

 

Sementara di sisi lain, ia menilai kelemahan organisasi-organisasi perlindungan anak Indonesia terletak pada tidak seritmenya organisasi itu dalam menjalankan tugasnya. Sehingga tak heran bila peran organisasi itu seolah tidak tampak. “Ada banyak sekali LSM-LSM lain, tapi di Indonesia ini tidak integrated, dibawah naungan siapa? Jadi yang kecil-kecil ini butuh kekuatan dimana lembaga-lembaga terkoordinasi dan terintegrasi,” pungkasnya.

 

Dalam seminar ini, ia menguraikan tentang dampak media terhadap perkembangan anak. Dirinya mengingatkan agar orang tua berperan besar dalam mengawasi, mengajar dan membimbing anak dalam setiap aktifitasnya.


Baca Juga Artikel Lainnya:

Redam Emosi Istri Dengan Belajar Mengalah

 

Mencintai Pasangan Ditengah Keterbatasan Fisik

 

Inilah Janji Jokowi Untuk Pendidikan Indonesia

 

 

Siasati Keuangan Saat Pengeluaran Bertambah

 

 

5 Kesalahan Dalam Menghadapi Perubahan Karir

Sumber : jawaban.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami