Dasar Alkitab Untuk Mendidik Anak
Sumber: google

Pelayanan Anak / 19 April 2014

Kalangan Sendiri

Dasar Alkitab Untuk Mendidik Anak

Hevi Teri Official Writer
2098

Hak Otoritas


Sebagai Pencipta yang berdaulat atas alam semesta dan yang mendirikan institusi perkawinan dan keluarga, Tuhan telah menempatkan anak-anak di bawah otoritas orang tua mereka. Ini jelas fakta bahwa berulang kali Tuhan menunjuk orang tua dan memberi mereka tanggung jawab untuk pelatihan anak-anak mereka, bukan status( cf. Deut. 6:7-9; Eph. 6:1; Col. 3:20). Otoritas orangtua, adalah suatu yang pemberian wewenang berarti orang tua tidaklah cuma-cuma melakukannya atas anak-anak sesuka mereka. Akhirnya, otoritas kita sebagai orang tua adalah otoritas Tuhan. Anak-anak adalah pelayanan dari Tuhan, berkat yang Ia telah berikan kepada orang tua untuk mengaturnya untuk Tuhan. Tetapi untuk menjadi pelayan yang baik, orang tua harus mendidik anak-anak mereka menurut otoritas dan petunjuk Tuhan agar anak-anak mengenali Tuhan dan mematuhi dan bertindak seperti anak-anak Tuhan. Tujuan kita untuk mengajar mereka kepatuhan sebagai suatu ketaatan kepada Tuhan, ini berarti orangtua dirancang demi Allah untuk ditaati ( Eph. 6:1f).


Sebagai orang tua, kita dibawah Tuhan; kita hanya mewakili otoritas Tuhan dan melakukannya seturut Standardnya. Kita tidak pernah untuk seenaknya menetapkan apa yang benar dan salah berdasarkan pendapat kita atau menurut masyarakat kecuali jika standard itu didasarkan pada Kata Tuhan. Pekerjaan orangtua adalah untuk menyatakan Kata Tuhan tentang apa yang benar dan salah dan menyatakannya dalam hidup mereka dan dalam hidup anak-anak mereka. Ketika ini tidak jadi masalah, orang tua sedang bertindak sebagai pemberontakan atas diri mereka dan merusak, dengan contoh negatif, stewardship Tuhan yang telah dipercayakan kepada mereka. Ini secara alami memimpin ke hal berikutnya.

Sumber : google
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
David Fakta Alkitab Mimpi Bertemu Yesus Devotional Jawaban Siapa Yesus

Related Articles

Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?