Gempa di Chile 'Hanya' Tewaskan 6 Orang, Mengapa?

Nasional / 4 April 2014

Gempa di Chile 'Hanya' Tewaskan 6 Orang, Mengapa?
Sumber: reuters
Lois Official Writer
4410

Gempa berkekuatan 8,2 skala Richter yang berlangsung di Chile Selasa 1 April 2014 lalu menewaskan 6 orang. Meski gempa yang terjadi tidak sedashyat di Aceh, namun ini bukan bencana biasa. Aparat menyebutkan, Satu dari mereka meninggal gara-gara longsor yang dipicu gempa, ada pula akibat listrik yang mati, dan terkena serangan jantung. Dua lainnya akibat tertabrak.

Ketika gempa susulan 7,8SR melanda Chile Rabu (2/4/2014) tidak ada yang tewas, cedera saja tidak ada. Apa sebabnya gempa yang berkekuatan dashyat itu bisa diminimalisir korban jiwanya? "Chile berada di kawasan seismik aktif di dunia, namun menerapkan standarisasi bangunan yang baik dan ketat. Mirip California," kata John Bellini, ahli geofisika dari USGS seperti dimuat CNN, Kamis (3/4/2014).

"Karena itulah, kita semua menyaksikan kerusakan yang jauh lebih sedikit dari negara lain yang mengabaikan standar bangunan... itu mungkin salah satu alasan tak jatuh korban banyak meski terjadi gempa dengan kekuatan sebesar itu," sambungnya.

Selain itu, rakyat Chile juga biasa menghadapi bencana. "Mereka tahu apa yang harus dilakukan. Menganggap bencana bagian dari hidup mereka. Ditambah aturan bangunan yang ketat diterapkan. Mitigasi bencana adalah bagian dari budaya mereka," ujar John.

Jelas Chile belajar dari pengalaman mereka dalam menghadapi gempa. Bandingkan saja dengan 27 Februari 2010 silam, dimana gempa berkekuatan 8,8 SR mengguncang Chile dan menewaskan sekitar 500 korban. Tentu sekarang jauh lebih berkurang. Bahkan pada 12 Januari 2010, gempa berkekuatan 7 SR, lebih kecil dibandingkan Chile, mengguncang Port-au-Prince, Haiti dan menewaskan sekitar 230 ribu orang.

"Dua kejadian tersebut adalah contoh sempurna dari perbedaan aturan pembangunan dan penegakkannya di 2 lokasi berbeda," kata Bellini. "Aturan dalam membangun memainkan peran penting untuk menentukan sejauh mana kerusakan dan kehancuran akibat gempa, juga jumlah korban.”

 

Baca juga :

Mata Menua Bisa Picu Depresi Bahkan Bunuh Diri

Ucapan Suami yang Setia Saat Mabuk

Alat Canggih yang Digunakan Untuk Mencari MH370

Tips Manajemen Desain Interior yang Baik (2/2)

Sumber : liputan6.com by lois ho/jawaban.com
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?