Jalan kaki merupakan cara yang sehat untuk dilakukan ibu hamil, dalam usia kehamilan berapa pun, selama kehamilan itu sendiri memang sehat. Olahraga ini tidak membebani tubuh, terutama persendian. Namun, teknik berjalan kaki perlu diperhatikan saat kehamilan memasuki trimester kedua. Meskipun aman bagi ibu hamil, sebelumnya Anda tetap harus mengkonsultasikannya kepada dokter. Berikut ini persiapan penting yang harus dilakukan :
Kondisi Lingkungan
Pemanasan dan Peregangan
Perhatikan Dehidrasi
Dehidrasi bisa memicu kontraksi rahim dan meningkatkan suhu tubuh. Perlu diketahui, suhu tubuh janin lebih tinggi 0.5 derajat celcius dari suhu tubuh ibu. Karena itu, minum air secukupnya 15 menit sekali sebelum, selama, dan setelah jalan kaki.
Ajak Pasangan atau Teman atau Keluarga
Dengan mengajak seseorang untuk ikut serta, Anda bisa mendapat pertolongan jika sewaktu-waktu memerlukan bantuan. Namun, tentu saja akan lebih menyenangkan punya teman untuk diajak jalan kaki bersama.
Porsi
Cara terbaik memulai olahraga jalan kaki adalah berjalan sejauh Anda mampu dengan kecepatan paling nyaman buat Anda dengan waktu yang singkat, misal 10 menit. Makin terbiasa, tambah waktunya dengan frekuensi yang lebih sering. Namun tetap diperhatikan jangan sampai berlebihan.
Hentikan dan Segera Ke Dokter
Berikut ini teknik olahraga jalan kaki yang benar bagi ibu hamil sehingga olahraga ini terasa optimal :
Karena itu, banyaklah bergerak namun jangan kelebihan beban. Konsultasikan benar-benar dengan dokter kandungan Anda sebelum melakukannya. Jika tubuh memang tidak memungkinkan jangan dipaksa. Namun, jika bisa melakukannya maka tentu akan mendapatkan manfaat yang luar biasa.
Baca juga :
Daripada Tabungan Bersama Untuk Menikah, Lebih Baik Lakukan Ini
Recharge Your Soul : Keajaiban Cinta
FreedomPop Buat Telepon Pintar Anti Penyadapan
Tips Punya Keuangan Lebih Oke Meskipun Freelance
Jika Jatuh Cinta Pada Suami Orang
Sumber : ayahbunda.co.id by lois ho/jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”