Dalam buku ini Faisal Basri mengajak pembaca untuk berdialog tentang cita-cita bangsa Indonesia dan konsekuensi yang perlu ditanggung berkaitan dengan penyusunan langkah tata kelola pembangunan.
Bertolak dari indicator-indikator ekonomi, Faisal kemudian masuk ked ala dialog yang lebih mendalam terkait pencarian jalan keluar dari kemelut yang selama ini melilit pemerintah Indonesia.
Berbagai aspek pembenahan perekonomian dan pemerintahan Indonesia kemudian dibahas lebih kanjut oleh para penanggapnya: Thee Kian Wee, Handi Risza, A. Prasetyantoko, Indrasari Tjandraningsih, dan Budi Hikmat. Semuanya menunjukkan sejumlah harapan yang patut dibanggakan tapi juga catatan yang patut diwaspadai.
Bermula dari Nurcholish Madjid Memorial Lecture VI (2002), di buku ini Faisal mengingatkan perlunya bangsa Indonesia mendesain ulang scenario pertumbuhan ekonominya. Buku ini penting dibaca oleh siapa pun yang terlibat dalam kegiatan ekonomi agar tidak kehilangan jiwa sosial dan tidak mati rasa ketika berhadapan dengan ketimpangan sosial yang akut.
Pengarang : Faisal Basri, dkk.
Penerbit : PUSAD Paramadina bekerja sama dengan The Ford Foundation
ISBN : 9789797720407
Sumber : jawaban.com
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”