Seorang Pendeta di Inggris telah memulai sebuah aksi untuk berpuasa selama 40 hari sebagai bagian dari kampanye melawan kelaparan yang mendera tanah Brittania.
Pendeta bernama Keith Hebden dari St Mark di Mansfield melakukan aksi puasa tersebut dengan hanya mengkonsumsi air dan jus buah sampai Hari Paskah tiba. Dirinya merupakan bagian dari gerakan End Hunger Fast yang menggalang seluruh lapisan untuk mendukung aksi ini.
Mereka menentang keputusan Pemerintah Inggris yang menolak untuk mereformasi kebijakan untuk membantu masyarakat miskin mendapat makanan. Menurut pemerintah hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan rakyat terhadap kesejahteraan yang disubsidi.
“Inilah saat yang menyenangkan dimana banyak komunitas antar agama di masyarakat bersatu dalam panggilan untuk mengakhiri kelaparan di Inggris. Kita harus menghentikan dan menyadari kelaparan yang mulai menggerogoti di tengah-tengah kehidupan kita,” katanya.
Gerakan End Hunger Fast sendiri telah merangkul 43 pemimpin Kristen, termasuk 27 Uskup Anglikan untuk menandatangani surat yang mendesak David Cameroon mengeluarkan kebijakan yang memastikan bahwa setiap warga mendapat cukup makanan.
Sumber : BBCIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”