Mau Hidup Lebih Panjang? Jangan Bertengkar Dengan Pasangan!

Psikologi / 27 July 2013

Kalangan Sendiri
Mau Hidup Lebih Panjang? Jangan Bertengkar Dengan Pasangan!
Sumber: istock
daniel.tanamal Official Writer
5256

Penelitian para ahli dari Brigham Young University Utah membuktikan bahwa pertengkaran dan adu argumentasi yang terus-menerus ternyata dapat membahayakan kesehatan mereka yang menikah.

Penelitian terhadap1.700 pasangan yang telah menikah selama dua decade itu menanyakan mengenai kesehatan mereka dari skala buruk sampai baik. Penelitan juga menanyakan pendapat responden tentang argumen, kebahagiaan, dan kualitas hidup. Riset menemukan, lebih banyak argumentasi yang dilakukan, makin buruk kesehatan pasangan secara umum.

Riset juga menyatakan, menjalani pernikahan yang bahagia menjadi kunci hidup panjang. Namun, pernikahan yang bahagia dan kesehatan bergantung pada bagaimana pasangan tersebut bekerja sama dan saling mengoreksi.

Studi yang dimuat dalam Journal of Marriage and Family ini juga mengindikasikan, pasangan yang bahagia cenderung senang menyantap hidangan sehat bersama. Mereka lebih senang melakukan ini daripada melihat pasangannya makan junkfood atau tinggal di pub.

"Pernikahan yang bahagia adalah ketika salah satu memiliki hari yang buruk, maka yang lain akan berempati dan memberikan support. Dorongan ini akan mengurangi stres dan melawan penurunan kesehatan," kata pemimpin riset, Rick Miller.

Dalam pernikahan tentu tak mungkin dilewati tanpa adu argumen. Tak masalah jika hal tersebut hanya beberapa kali terjadi. Namun, jika pertengkaran terus terjadi dalam kehidupan rumah tangga, anda bersama pasangan perlu kembali melihat dan berefleksi kembali.


 

Sumber : Kompas Female
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?