Ketika Cinta Tak Direspon Seperti Yang Diharapkan

Marriage / 9 May 2013

Kalangan Sendiri
Ketika Cinta Tak Direspon Seperti Yang Diharapkan
Sumber: images.catchsmile.com
Puji Astuti Official Writer
15393

Setiap orang ingin disenangkan oleh pasangannya, namun tahukah Anda bahwa jika pada taraf tertentu ingin "selalu" menyenangkan pasangan adalah tidak sehat. Sebaliknya, pasangan yang ingin "selalu" disenangkan dan semua keinginannya diikuti juga adalah tanda bahaya dalam sebuah hubungan.

Menyenangkan orang lain adalah tanda-tanda bahwa orang tersebut tidak memiliki rasa aman, dan dia membutuhkan pengakuan dari orang lain untuk merasa aman. Namun Tuhan ingin setiap orang merasa aman bukan karena penampilannya atau perbuatannya, namun berdasarkan jati dirinya di dalam Yesus Kristus. Setiap orang yang sudah ditebus oleh darah Yesus Kristus adalah pribadi yang berharga dan mulia. Fokus hidupnya seharusnya untuk menyenangkan Tuhan, dampaknya pasti hal yang baik bagi orang-orang disekitarnya.

Jika Anda ingin menyenangkan pasangan Anda, ketahuilah bahwa manusia tidak pernah merasa puas. Bisa saja jika pasangan Anda tidak dewasa, maka ia akan sulit disenangkan dan akan selalu menemukan kelemahan atau kekurangan dari diri Anda. Hal tersebut akan membuat frustrasi dan kemarahan yang terakumulasi, pada akhirnya akan membahayakan hubungan dalam pernikahan.

Tapi apakah dengan demikian tidak disarankan untuk menyenangkan pasangan kita? Tentu tidak. Sebagai orang yang mencintai pasangan, tentu kita harus mengungkapkannya tindakan. Ungkapkan cinta Anda kepada suami atau istri Anda dengan cara-cara yang kreatif, namun tujuannya bukan untuk mendapatkan rasa aman atau pengakuan, tetapi karena Anda mengasihi dia dengan tulus.

Pernikahan yang sehat adalah sebuah hubungan yang penuh transparansi, untuk itu jika ada ganjalan atau masalah, jangan menyimpannya sendiri. Berbagilah dengan pasangan Anda, jangan biarkan asumsi mencuri sukacita pernikahan Anda, sebaliknya ijinkan kasih Tuhan itu mengikat hubungan Anda dengan pasangan semakin kuat.

Sumber : Jawaban.com | Puji Astuti
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?