Gara-gara Pohon Natal, Tiga Wanita Berkelahi

Nasional / 22 December 2013

Kalangan Sendiri

Gara-gara Pohon Natal, Tiga Wanita Berkelahi

Yenny Kartika Official Writer
8382

Tiga orang wanita yang tinggal serumah di Carolina Selatan, AS, sempat kehilangan sukacita Natal setelah terjadi pertengkaran dan perkelahian soal dekorasi pohon cemara, Senin (9/12).

Kasus berawal dari dua orang wanita yang menghias pohon Natal di rumah yang mereka tinggali bersama di Spartanburg. Wanita ketiga yang sedang bekerja di luar kesal karena mereka menghias pohon tanpa keterlibatan dirinya. Cekcok pun dimulai, tepatnya pada pukul 22.30 waktu setempat.

Seperti dilansir dari Daily Mail, ketiga wanita tersebut masing-masing berumur 76, 61, dan 24 tahun. Mereka saling dorong dan menyerang wajah sesamanya. Salah seorang rekan yang mendengar pertengkaran datang dan mencoba melerai perkelahian mereka, namun justru dia terjebak.

Untungnya tidak ada yang terluka maupun yang didenda akibat peristiwa ini. Laporan juga menunjukkan seorang wanita berusia 76 tahun ini rupanya memiliki tekanan darah tinggi.

Terkadang makna indah dan bahagia dari Natal bisa luntur gara-gara satu dan lain hal. Meskipun perbedaan pendapat dan salah paham mungkin terjadi di perayaan kelahiran Yesus, biarlah hati, mulut, dan anggota tubuh lainnya tetap terjaga dari perbuatan yang bisa menghilangkan damai sejahtera.

 

BACA JUGA:

Jupe Ikut Rayakan Natal Bersama Gaston?

Nyatakan Iman, Pria ini Pikul Salib ke Seluruh Dunia

Kado Terindah untuk Batam dari Superbook

Penelitian Buktikan Doa Membuat Emosi Lebih Stabil

Tanpa Ayah, Interaksi Sosial Anak Menjadi 'Abnormal'

Keluarga yang Rukun dan Penuh Keterbukaan

Kapolri: Teroris Sedang Merakit Bom Untuk Natal dan Tahun Baru

Anak Sekolah OBI Meriahkan Ultah Jawaban.com

Ketika Salib Hanya Menjadi Ikon Mode

Selamat Ulang Tahun, Yesus!

Penyusup Rumah Kabur Setelah Dikhotbahi Penghuninya

Sumber : Daily Mail/yk
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?