Langkah Perawatan Bagi Penderita HIV/AIDS di Rumah

Langkah Perawatan Bagi Penderita HIV/AIDS di Rumah

Lori Official Writer
8254

Banyak yang beranggapan bahwa penderita HIV/AIDS perlu dijauhi lantaran takut tertular. Pandangan ini jelas salah! Para penderita HIV/AIDS justru harus dirangkul dan dijadikan sahabat.Tak perlu takut dengan penularannya karena HIV/AIDS hanya dapat ditularkan lewat hubungan yang menimbulkan kontak darah.

Lalu bagaimana jadinya bila Anda harus diperhadapkan pada tanggung jawab untuk merawat pasien atau penderita HIV/AIDS di rumah? Berikut sejumlah pencegahan penularan yang perlu Anda ketahui, seperti dikutip dari buku karangan dr. Robert B. Cooper dalam Diseases.

# Mencuci tangan

Gunakan sabun dan air untuk mencucui tangan, lengan dan bagian permukaan tubuh lain yang menyetuh penderita sesudah dan sebelum kontak terjadi. Jangan menyentuh tubuh Anda sendiri atau mulut Anda saat Anda memebrikan perawatan. Ingatkan pula penderita untuk mencucui tangan sesering mungkin dalam melakukan aktifitasnya.

# Sarung tangan, gaun dan masker

Gunakan gaun bila terpercik cairan tubuh dan masker bila si penderita sedang mengalami batuk. Sementara sarung tangan bila Anda sedang merawat bagian hidung, mulut atau luka radang atau lecek, mencuci pakian kotor penderita. Ingat selalu untuk mencuci tangan Anda.

# Alat makan

Cuci priirng yang digunakan si penderita dengan air panas, bersabun dan keringkan setelah dicuci. Tak perlu adanya tempat khusus sebab HIV/AIDS tidak akan meular lewat alat-alat dapur.

# Fasilitas dapur dan kamar mandi

Penderita AIDS tidak memerlukan kamar mandi terpisah, namun Anda hanya perlu memperhatikan saat penderia sedang dalam kondisi inkontinen atau diare maupun luka herpes.

# Membersihkan darah yang terkontaminasi

Anda perlu membersihkan cairan, darah yang tumpah dengan air sabun panas. Lakukan pembilasan sebanyak 1:10 selama 5 menit. Hindari benda yang digunakan untuk melap dari berbagai peralatan makan.  

# Jarum injeksi

Bunag jarum injeksi yang telah digunakan ke dalam plastik tahan tusuk atau kaleng metal dan disegel.Jangan patahkan jarum!

# Barang pribadi

Seperti diketahuibahwa HIV/AIDS dapat terular dari kontaminasi lewat darah, maka cobalah unutk tidak menggunakan sikat gigi, pencukur atau barang lain yang bersentuhan dengan darah penderita.

Meskipun virus HIV/AIDS hanya dapat bertahan hidup dalam waktu tertentu di luar tubuh manusia, namun perlu diperhatikan bahwa kemungkinan kondisi lingkungan yang berbeda dan berubah memampukan virus untuk bertahan hidup dalam waktu tertentu. Semakin lama darah yang terkontaminasi virus berada di luar tubuh (dalam kondisi mongering), maka semakin kecil kemungkinan penularan terjadi. Idealnya, virus akan mati dalam jangka waktuyang singkat di luar tubuh manusia, kecuali bila virus masuk ke dalam tubuh orang lain dalam beberapa menit.


Baca Juga Artikel Lainnya:

Simpan Rahasia Buat Anda Stres dan Sakit Fisik

5 Teknik Penghilang Stres dari Berbagai Negara

Nutrisi Sehat dan Aman Bagi Penderita HIV/AIDS

Brasil Pasang Pohon Natal Terapung Terbesar di Dunia

Inilah Tradisi Natal di Kota Kelahiran Yesus

Palestina Sampaikan Pesan Cinta, Keadilan dan Perdamaian Lewat Natal

Dina Hiji Mangsa Mencari Host Baru

Sumber : Jawaban.com/Lori
Halaman :
1

Ikuti Kami