Hari Dokter Nasional  Momen Refleksi Panggilan Sebagai Dokter

Hari Dokter Nasional Momen Refleksi Panggilan Sebagai Dokter

Lori Official Writer
5377

Tidak ada yang spesial dengan penyambutan perayaan Hari Dokter Nasional yang diperingati setiap 24 Oktober ini. Seperti halnya di Obor Berkat Indonesia (OBI), namun momen ini dapat dijadikan sebagai momen refleksi bagi seluruh dokter di tanah air.

Dalam wawancara khusus dengan dr. Carla Riupasa, Koordinator Medis OBI yang telah 13 tahun menjalani profesinya sebagai dokter di OBI, Ia menuturkan bahwa menjadi seorang dokter adalah sebuah panggilan untuk membantu dan menolong orang sakit yang membutuhkan.  

Seperti yang diketahui, OBI hadir sebagai pelayanan medis gratis bagi masyarakat berbagai lapisan ekonomi. Bagi dr. Carla, bekerja di OBI cukup menantang sebab seringnya bertemu dengan masyarakat baru dikala menjalankan tugas bakti sosial di dalam maupun luar kota.

“Waktu kita ke luar kota, itu kan pasti kebudayaannya berbeda, adatnya berbeda, ya, mau ndak mau itu kan cukup menantang gitu ya untuk kita bisa melakukan kegiatan medis di tempat itu,” ujarnya dalam wawancara dengan Jawaban.com, Rabu (23/10).

Senada dengannya, Dokter Umum dan Koordinator Pengawasan Operasi Massal dan Elektif di OBI dr Ana Silalahi berujar, “Dokter berperan memberikan pertolongan bagi pasien sakit yang membutuhkan pertolongan. Untuk orang yang ngak sakit sebenarnya bisa juga berfungsi. Artinya memberikan tips-tips atau kek penyuluhanlah bagaimana sih untuk hidup lebih baik, lebih sehat”.

Di Hari Dokter Nasional ini, keduanya mengungkapkan harapan sekaligus sebagai refleksi bagi seluruh dokter Indonesia agar terus mengembangkan ilmunya di bidang medis dan bersikap etis dan professional dengan memprioritaskan keselamatan pasien dan tidak mengutamakan uang. Selain itu, pemerataan penempatan dokter dan sarana medis di daerah terpencil pun dipandang perlu dibenahi.


Baca Juga Artikel Lainnya:

Royal Wedding Keraton Jadi Sorotan Besar Media

Presiden SBY: Saya Korban Pers

Jika Berprestasi, Ratusan Preman Dapat Jadi Atlet

Pro-Kontra Langkah Jokowi Tertibkan Topeng Monyet

Buktikan Sendiri Ayat 'Berilah Maka Kamu Akan Diberi'

Sumber : Jawaban.com | Lori
Halaman :
1

Ikuti Kami