George W Bush Keliru Akan Kematian Nelson Mandela

George W Bush Keliru Akan Kematian Nelson Mandela

eva Official Writer
5179

Mantan Presiden Amerika Serikat ke 41, George W Bush, pada Minggu kemarin secara dini menyampaikan pengumuman kelirunya tentang kematian Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela.

Pengumuman tersebut disampaikan setelah juru bicara Presiden Bush, Jim McGrath, salah membaca sebuah newsflash Washington Post. Melalui akun tweeternya, Jim segera mengklarifikasi kesalahannya, “Pernyataan Bush yang dikirim tadi pagi adalah kesalahan Saya membaca berita yang ditampilkan di newsflash Washington Post. Kesalahan konyol yang Saya lakukan. Saya minta maaf kepada semua pihak.”

Sebelumnya pengumuman resmi yang disampaikan George W Bush berisi, “Barbara dan Saya berduka atas meninggalnya salah satu tokoh pembebas hak yang kita ketahui bersama. Sebagai mantan Presiden, Saya kagum dengan kemampuan Nelson Mandela yang luar biasa memaafkan orang yang salah memenjarakannya selama 26 tahun – teladan bagi kita semua. Dia adalah pria dengan keberanian moral yang luar biasa yang mengubah sejarah di negaranya. Barbara dan Saya memiliki rasa hormat yang besar untuk Presiden Mandela dan kami mengucapkan turut belasungkawa kepada keluarga dan rakyatnya.”

Begitu pengumuman tersebut disiarkan, pihak kepresidenan Afrika Selatan segera mengkoreksinya dan menyatakan bahwa Mandela masih hidup.

“Hal ini tidak benar. Kami melihatnya sebagai suatu kesalahan dan kami tidak menganggap serius hal itu,” kata juru bicara kepresidenan Afrika Selatan, Mac Maharaj.

Walaupun sedang kritis, Nelson Mandela tetap dipulangkan dari rumah sakit Minggu kemarin (31/8) setelah divonis terkena infeksi paru-paru Juni lalu. Mari kita berdoa dan berharap agar Nelson Mandela segera sembuh. Nothing is impossible!

Baca juga:

Wanita ini Ingin Berhubungan Intim dengan 100,000 Pria dari Seluruh Dunia

Presiden Guatemala Deklarasikan Yesus Sebagai Tuhan

Debra Gauthier Mengaku Pernah Membuat Perjanjian dengan Setan

Pemda DKI Sambut Baik Seminar Kanker Perkumpulan Pelayanan Takhta Yesus

Kelompok Agama Ekstrim Serang Ibu Pendeta di India

Puluhan Gereja Di Mesir Dibakar, Dua Guru Dilecehkan

Google Anjlok Selama 5 Menit, Traffic Internet Dunia Jatuh

 

Sumber : daily/Eva
Halaman :
1

Ikuti Kami