Memijat buah hati adalah momen yang intim, karena itu ada baiknya bayi hanya dipijat oleh orang yang sangat dekat dengannya yaitu ibu dan ayah, baru didapat manfaat pijat sebagai bahasa cinta. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat memijat bayi :
Pilih Waktu yang Santai
Jangan tergesa-gesa dan dilakukan di antara jam sibuk Anda. Pilihlah waktu santai biar tidak terputus di tengah jalan.
Siapkan Perlengkapannya
Siapkan perlengkapan pijat seperti minyak untuk memijat dari baby oil, minyak talon, atau minyak nabati lainnya. Siapkan juga alas, popok bersih (jika memang anak masih bayi), dan pakaian ganti. Minyak aromaterapi tidak cocok untuk bayi. Lepas gelang, cincin, dan potong kuku-kuku jari Anda yang panjang agar tidak menyakiti kulitnya tanpa sengaja. Gelar alas atau handuk sebagai alas pijat atau Anda dapat meletakkannya di pangkuan Anda.
Cara Memijat
Gosokkan hanya sekitar setengah sendok teh minyak pada telapak tangan Anda untuk memudahkan pijatan tangan Anda meluncur di tubuh anak. Pijat dengan lembut namun tegas dengan telapak tangan atau jari.
Pijatlah dengan ringan secara melingkar di dada dan perut, pijat kedua bahu, turun ke bawah di lengan dan kaki lalu kembali ke atas pada bagian punggung. Jangan terlalu banyak memberikan tekanan pada tubuh dan hindari daerah tulang belakang.
Catatan khusus untuk bayi, bayi baru lahir dapat menikmati hanya dua sampai lima menit pijatan, sementara bayi berusia lebih dari dua bulan dapat menikmati lebih lama.
Jangan menggunakan minyak di kepala atau wajah. Jaga agar minyak tidak terkena jari karena bayi / anak kecil cenderung menempatkan jari di mulut mereka. Selubungi tubuh anak dengan handuk bersih dan hangat, peluklah dia. Hindari ruam, luka atau daerah dimana anak mendapat suntikan vaksinasinya atau mungkin karena sakit. Lakukan pijatan ini sampai dia berusia tiga atau empat tahun.
Manfaat Pijat bagi bayi :
Manfaat bagi orangtua:
Membuat orangtua lebih responsif terhadap kebutuhan anak
Sumber : kaltimpost.co.id by lois horiyanti/jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”