Pasca Bentrok, Warga Tambun Akan Lakukan Sweeping

Pasca Bentrok, Warga Tambun Akan Lakukan Sweeping

Budhi Marpaung Official Writer
5533

Niat aksi balas dendam secara terbuka dilontarkan warga Tambun pasca bentrokan dengan kelompok Ambon di Jalan Inspeksi Kalimalang Jembatan II, persisnya di depan eks lahan PT Tongyang, Desa Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (30/6).

“Kami akan tetap melakukan aksi balas dendam terhadap kelompok Ambon. Apalagi rekan kami sudah tewas. Padahal rekan kami itu berusaha melerai tapi malah jadi sasaran,” ucap Yanto (39), salah seorang warga, kepada wartawan Harian Terbit.

Menurut Yanto, warga setempat saat ini masih berjaga-jaga dan bersatu untuk mencari waktu yang tepat melakukan sweeping. “Kami hanya menunggu waktu saja. Sebab saat ini aparat masih berjaga-jaga di lokasi,” sambungnya.

Untuk diketahui, pada Minggu malam terjadi aksi bentrok antara warga Tambun dengan warga Ambon yang tinggal di lokasi sekitar kejadian. Perkelahian ini sendiri dikabarkan merupakan buntut perkelahian di Sabtu (29/6) sebelumnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi awal penyebab keributan kedua kelompok bertikai tersebut.

Setiap pihak hendaknya sama-sama menahan diri dan tidak terpancing provokasi dari orang-orang yang ingin mengambil keuntungan pribadi. Ingatlah, tidak ada persoalan yang tidak bisa dibicarakan dan dicari solusinya.

Namun di satu sisi untuk mendinginkan suasana, pemerintah daerah dan tokoh agama maupun masyarakat harus segera turun tangan menengahi permasalahan yang ada. Jangan berdiam diri karena yang sedang berkelahi adalah sama-sama anak bangsa yang perlu didamaikan.


Baca juga : 

Bulan Mei Kampung Ambon Bebas Narkoba

Kisah Nyata Rasmi : Kecelakaan Maut Ancam Keutuhan Rumah Tanggaku

It Is Done

Riwayat Hidup Yesus Kristus

Thread Forum JC : Apa sie rahasia awet muda ?

Tips Merawat Kulit yang Rentan Terhadap Alergi dan Sensitif

Sumber : berbagai sumber / budhianto marpaung
Halaman :
1

Ikuti Kami