Sekjen Partai Jihad Islam: Membunuh Orang Kristen Kini Diperbolehkan

Sekjen Partai Jihad Islam: Membunuh Orang Kristen Kini Diperbolehkan

Yenny Kartika Official Writer
13773

Sekretaris Jenderal Partai Jihad Islam Mesir Mohamed Abu Samra menyatakan bahwa “membunuh beberapa orang Kristen saat ini adalah hal yang diperbolehkan.”

Ia menguatkan pernyataan tersebut dengan mengatakan: “Mereka yang datang dengan senjata, maka darahnya diperbolehkan untuk kita tumpahkan—selama si pejuang bukanlah dzimmi.”

Dzimmi adalah hukum Islam yang menetapkan bahwa non-Muslim dilindungi oleh penduduk di dalam kawasan negara Islam sebagai balasan karena membayar pajak perorangan.

“Akhir-akhir ini dalam acara penguburan, orang-orang Kristen membawa Al-Qur’an dan kencing di atasnya. Syekh Al-Azhar tidak menyangkali hal itu. Mereka juga melakukan demonstrasi untuk merusak tempat-tempat Muslim, serta bernyanyi ‘Kami akan menjatuhkan Islam dengan cara apapun yang mungkin dilakukan’,” kata Samra dalam wawancara dengan surat kabar Mesir Al Watan, Rabu (1/5).

“Saya yakin Paus Tawadros (Paus Theodorus II dari Aleksandria –red.) lebih berbahaya daripada Shenouda (Paus Shenouda III dari Aleksandria –red.), karena Tawadros menggunakan kekerasan untuk mendirikan negara Koptik. Baginya, kedatangan Islamis menjadi kesempatan untuk menyatakan perang sipil,” lanjut Samra. Samra juga menyatakan bahwa Gereja Ortodoks Koptik berada di balik organisasi “Black Boc”.

Paus Tawadros II belum memberikan tanggapan apapun mengenai tuduhan ini. Sampai saat ini belum ditemukan bukti bahwa Gereja Ortodoks Koptik mendukung Black Boc.

 

BACA JUGA:

Umat Kristen Mesir Dituduh Sebagai Biang Keladi Rusuh Kairo

Politisi AS Desak Obama Lindungi Kristen Koptik Mesir

Presiden Mesir Kecam Serangan di Gereja Koptik

Mesir : Bentrok Massa Kristen Koptik dan Muslim Terjadi Lagi

Sumber : MIDEAST CHRISTIAN NEWS | CHRISTIAN POST | YK

Ikuti Kami