Junk Food, Berkalori Tinggi Tapi Tak Bikin Kenyang

Gizi & Nutrisi / 30 April 2013

Kalangan Sendiri

Junk Food, Berkalori Tinggi Tapi Tak Bikin Kenyang

Puji Astuti Official Writer
5603

Saat ini makanan cepat saji sudah menjadi bagian dari kehidupan. Secara global makanan cepat saji ini dikenal sebagai "junk food" atau makanan sampah karena berdampak buruk bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Makanan kategori ini ditujukan kepada makanan yang mengandung kalori yang besar namun nutrisinya sangat rendah. Namun tidak semua makanan cepat saji bisa dikatakan sebagai junk food loh, contohnya pizza, walau mengandung kalori yang besar namun masih memiliki nutrisi karena mengandung sayuran dan saus tomat.

Salah satu bahaya dari junk food adalah rendahnya titik jenuh dari pengkonsumsinya - orang cenderung tidak cepat kenyang saat mengkonsumsinya - hal ini dapat menyebabkan obesitas. Kebanyakan junk food terdapat dalam kategori makanan ringan dan cepat saji. Kontribusi makanan ringan terhadap asupan kalori tidak bisa dianggap remeh terutama terhadap kandungan gulanya.

Ciri-ciri junk food :
- Rendah serat
- Tinggi palatabilitas (terasa enak)
- Kalori besar sekalipun volumenya kecil
- Tinggi lemak
- Mengandung gula yang tinggi

Melihat bahaya junk food bagi manusia terutama sebagai salah satu faktor pemicu obesitas dan serangan jantung, tidak disarankan untuk menjadikan makanan jenis ini konsumsi setiap hari. Kalaupun memakan makanan seperti ayam goreng cepat saji atau pizza imbangi dengan jumlah sayuran yang cukup. Hindari minuman manis dan bersoda. Konsumsilah roti gandum seperti bagel daripada donat.

Baca juga artikel lainnya :

Pemuda Ngamuk di Gereja, 4 Orang Luka-Luka

Krisis, Paus Fransiskus Hapus Bonus Pegawai Vatikan

Hari Kemenangan

Pelajaran yang Dapat Ditarik dari Kenaikan Yesus

4 Area Bahaya Saat Belum Dikaruniai Buah Hati

Konseling Center CBN Jadi Solusi Terakhir Yang Kucoba

Sumber : Web MD | Puji Astuti
Halaman :
1

Ikuti Kami