Apakah Anda Masih Mencari Cinta?

Apakah Anda Masih Mencari Cinta?

Papa Henokh Hizkia Immanuel Simamora Official Writer
6272

“ Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”

(Matius 11:28)

Cinta Kasih adalah perasaan yang sangat kuat, barangkali paling kuat dari semua perasaan yang ada pada manusia. Orang akan melakukan apa pun untuk mengungkapkan cinta dan orang akan melakukan apa pun untuk mendapatkan cinta. Tapi [kamus]ironis[/kamus]nya sepanjang sejarah hidup manusia kebanyakan orang mendapati dirinya selalu kekurangan akan cinta kasih.

Tahukah Anda apa dampak dari orang yang tidak memperoleh kasih? Anda tentu langsung dapat menjawab bahwa orang tersebut tidak mempunyai kasih. Dan tahukah Anda apa dampak dari orang yang tidak mempunyai kasih atau kekurangan kasih?

Hati seseorang yang tidak mempunyai kasih tentunya akan diisi dengan sifat-sifat yang bertentangan dengan sifat kasih. Sifat-sifat yang bertentangan dengan kasih diantaranya adalah: kebencian, dendam, tidak memiliki belas kasihan, kejam, tidak peduli dengan orang lain dan sangat egois.

Jika semua orang membutuhkan cinta kasih atau bahkan mengejarnya supaya mendapatkan cinta kasih maka kita mengakui bahwa sebagai manusia kita mengalami kekurangan kasih atau kasih kita sangat natural.

Penulis besar C.S. Lewis menyebutkan empat jenis kasih, tapi hanya satu jenis kasih yang tidak berpusat pada diri sendiri dan tidak [kamus]natural[/kamus] yaitu kasih [kamus]agape[/kamus].

Sedangkan ketiga jenis kasih lainnya yang manusia miliki secara natural adalah:

1)Kasih sayang yaitu jenis kasih yang kita tujukan kepada sesuatu selain manusia seperti menyayangi anjing, tanaman, mobil, dan lain sebagainya

2)Kasih persahabatan yaitu dasar hubungan antar sesama manusia

3)Kasih [kamus]erotis[/kamus] yaitu dasar hubungan suami isteri

Seperti diutarakan di atas bahwa semua manusia mengejar dan berusaha memperoleh kasih tapi pada kenyataannya manusia selalu kekurangan kasih bahkan kehabisan kasih sehingga yang terjadi manusia membenci dirinya dan juga menyakiti orang lain termasuk sahabatnya, saudaranya bahkan pasangannya.

Jika demikian maka bagaimana mungkin manusia bisa berbelas kasih, peduli dan berkorban kepada orang lain kalau manusia itu sendiri sudah mengalami tawar hati, sakit hati dan membenci dirinya sendiri akibat kehilangan atau kekurangan kasih.

Kasih manusia sangat natural dan berpusatkan pada diri sendiri berbeda dengan kasih agape yang dimiliki Tuhan Yesus yang memampukan DiriNya selalu memberi dan berkorban tanpa pamrih. Kasih agape Tuhan Yesus bukan hanya memberi apa yang dibutuhkan orang seperti kesembuhan, mata yang baru, mujizat ataupun bangkit dari kematian. Kasih Tuhan Yesus menerima orang yang berdosa, hina dan miskin bahkan kasihNya memperbaharui kehidupan orang tersebut.

Kasih agape Tuhan Yesus yang dibutuhkan setiap manusia supaya menyembuhkan hati yang luka, rasa tertolak, ketakutan dan tawar hati. Kasih agape Tuhan Yesus yang dibutuhkan setiap hati manusia yang sebatangkara dan selalu hampa.

Seperti yang dikatakan Blaise Pascal bahwa tidak ada satu pun yang ada di dunia ini yang dapat mengisi kekosongan dan kehampaan hati manusia selain kasih TUHAN YESUS.

 

Baca juga artikel lainnya :

Belas Kasih yang Menyelamatkan

Bersahabat Dengan Yang Membencimu

Menjadi Sahabat Bagi Anak

Ikuti Kami