Pongki Tidak Mau Anaknya Sampai Jadi Kristen 'Alien'

Parenting / 14 March 2012

Pongki Tidak Mau Anaknya Sampai Jadi Kristen 'Alien'
Lois Official Writer
27204

Seperti layaknya orangtua yang selalu memberikan yang terbaik buat anak-anaknya, Pongki Barata pun melakukan hal yang sama. Dalam memberikan pengajaran tentang Tuhan kepada anak-anaknya, ada beberapa hal yang selalu Pongki lakukan buat mereka, hal yang dasar tapi sangat bermanfaat.

Mengajak Anak-Anak ke Sekolah Minggu

Tentu urusan yang satu ini tidak bisa dilupakan, ini merupakan salah satu tugas terpenting bagi orangtua agar memperkenalkan Kristus sedini mungkin dengan mengajak mereka ke sekolah minggu, tempat dimana banyak pengajaran untuk anak-anak tentang Tuhan Yesus. Itulah yang Pongki dan istri lakukan.

Menanamkan Nilai-Nilai Biblical Melalui Sekolah

Anak-anak Pongki yang sekolahnya merupakan sekolah Kristen yang banyak sekali menanamkan nilai biblical, juga merupakan salah satu upaya untuk menanamkan takut akan Tuhan sedini mungkin.

Menyeimbangkan antara Kerohanian Anak dengan Kehidupan Nyata

“Seorang anak hidup dengan doktrin Kristen, itu bagus, kami mau. Tapi jangan sampai dia jadi alien di tengah yang bukan Kristen. Itu tugas kita. Di gereja dia Kristen, di sekolah Kristen, teman-temannya Kristen, tapi bagaimana kalau dia terjun ke masyarakat? Itu tugas kita mengenalkan…” kata Pongki. Untuk itu, anak-anaknya tidak hanya diajarkan untuk jadi terang dan garam dunia, tapi juga punya prinsip di tengah masyarakat.

Saat teman-teman mengajak anaknya nakal, Pongki mengajarkan prinsip yang mengenal Tuhan agar anaknya tidak ikut-ikutan nakal.

"Di situ kamu (anaknya, red) jadi terang. Tapi bukan berarti kamu ga maen bareng dengan mereka," ujar Pongki mengungkapkan salah satu kiat pengajarannya kepada sang buah hati.

Pongki juga mengajarkan anak-anaknya untuk berbagi dan membantu orang lain tanpa melihat latar belakangnya. Seperti mainan maupun pakaian layak pakai yang sudah lama tak terpakai, Pongki mengajarkan agar anak-anaknya memberikan kepada anak lain yang tidak seberuntung mereka.

Karena itu, menjadi orang Kristen atau orang yang percaya Tuhan lebih tepatnya, tidak menjadikan kita bahkan anak-anak kita sebagai ‘orang aneh’ tapi justru jadi berkat bagi siapa saja yang bisa melihat kehidupan kita serta prinsip-prinsip yang keluarga kita pakai.

Sumber : jawaban.com/lh3
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?