Pernikahan dan perkawinan merupakan rancangan yang TUHAN buat bagi manusia. Kisah penciptaan sangat jelas memaparkan hal tersebut. Allah menghendaki supaya manusia tidak sendirian dan Allah menghendaki supaya manusia beranak cucu. Tujuan Allah tersebut hanya dapat terpenuhi jika seorang pria mencintai dan menjadi satu dengan gadis yang juga mencintainya.
Dengan demikian kekristenan sepakat bahwa tujuan pernikahan adalah:
Jika kita memperhatikan ketiga poin di atas maka kita dapat menyimpulkan bahwa Allah menghendaki supaya suami isteri menjadi satu tubuh, satu jiwa dan satu roh dalam suatu hubungan yang intim dan mesra.
Itu artinya kekristenan setuju kalau komunikasi dan hubungan seks sangat penting dan tidak bisa dipisahkan dalam suatu pernikahan.
Namun Iblis dan dunia membuat kebenaran tersebut menjadi suatu penyimpangan sehingga banyak rumah tangga yang hancur karena manusia percaya pada dusta tentang seks.
Salah satu kebohongan tentang sex yang sering dikumandangkan dalam banyak iklan adalah mengenai bagaimana menjadi pria yang perkasa dalam soal seks.
Beberapa isu kebohongan yang dipercaya banyak orang tentang pria yang perkasa:
Padahal tahukah Anda bahwa Alkitab memiliki definisi yang berbeda tentang pria sejati dan perkasa. Alkitab menjelaskan kepada kita bahwa pria yang sejati dan perkasa adalah sebagai berikut:
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”