Jamie Nieto, Atlet Olimpiade yang Mengutamakan Tuhan

Nasional / 9 August 2012

Kalangan Sendiri

Jamie Nieto, Atlet Olimpiade yang Mengutamakan Tuhan

Lois Official Writer
3809

Jamie Nieto adalah salah satu peserta Olimpiade yang baru-baru ini membintangi film berjudul Jerusalem Countdown. “Batas kekuatan Anda adalah ketika Anda mempercayai itulah batasnya dan selama Anda menaruh Tuhan di tempat yang utama, Anda bisa mencapai semua hal melalui-Nya,” kata peloncat tinggi itu di laman websitenya. Itulah mottonya dalam menghadapi dua acara Olimpiade dan yang menuntun pilihan karirnya.

“Ketika saya berbicara kepada orang setiap waktu, ada sesuatu yang saya coba bagikan kepada mereka – jika engkau menaruh Tuhan di tempat pertama, engkau bisa melakukan segala perkara. Saya melalui atletik adalah atlet berumur 35 tahun dan yang tertua di tim loncat tinggi – adalah contoh utama. Saya butuh Tuhan di dalam setiap aspek untuk menolong saya terus melangkah di dalam karir saya dan berada di Olimpiade ini sebagai wasiat,” jelasnya.

Jamie Nieto pun bercerita tentang kehidupannya bersama Tuhan. Sejak kecil, dia selalu ke gereja. Namun, karena sering berpindah, membuatnya tidak lagi dekat Tuhan. Namun, dia merasakan kehilangan di dalam hidupnya. Setelah itu, dia pindah ke San Diego dan berada di sana sejak 2000 dan sejak itulah dia lebih dekat lagi dengan Tuhan. Dia jatuh cinta pada gereja dan komunitasnya.

Sayang sekali, dia tidak berhasil mendapatkan medali perunggu saat melakukan lompat tinggi keempatnya pada Selasa (7/8) waktu setempat. Namun, baginya Tuhan tetap nomor satu. Dan dia akan terus berkarya bagi Tuhan, selalu berbicara tentang Tuhan, dan itulah panggilan yang sesungguhnya.

 

Baca Juga :

Belas Kasihan yang Disertai Kabar Baik Tidak Pernah Sia-Sia

Tiada Lelah Bekerja di Ladangnya Tuhan

Sate Puting Susu, Makanan Khas Berbuka Puasa di Bali

Sumber : christianpost by lois horiyanti/jawaban.com
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?