Eddy Mulya : Stop Plonco Siswa Saat MOS!

Nasional / 17 July 2012

Eddy Mulya : Stop Plonco Siswa Saat MOS!
PrincessPina Cahyonoputri Official Writer
4288

Tahun ajaran baru 2012-2013 sudah dimulai. Seperti tahun ajaran yang sebelumnya, para siswa baru baik di jenjang SMP, SMA dan SMK akan melewasi sebuah tradisi yang bernama Masa Orientasi Siswa (MOS). Agar tradisi ini berjalan lancar, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ir. IGN Eddy Mulya memperingatkan para kepala sekolah untuk mensterilkan MOS dari kegiatan-kegiatan yang tidak wajar dan memberatkan siswa baru.

''Selama ini, ada kesan tugas-tugas yang diberikan para senior cenderung memberatkan adik-adik kelasnya dan sama sekali tak ada hubungannya dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Untuk tahun ini, saya tegaskan kegiatan-kegiatan yang tidak ada manfaatnya seperti itu harus dihilangkan. MOS harus steril dari segala aroma perploncoan,'' ungkap Eddy Mulya seperti dikutip dari laman BaliPost.

Walaupun kerap diselewengkan, menurut Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta menilai pelaksanaan MOS tetap perlu untuk diadakan agar para siswa dapat mengenal lingkungan pendidikan yang baru. Menurut Nyoman, penyelewengan yang terjadi pada MOS adalah akibat dari tidak adanya petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) yang jelas, sehingga improvisasi yang dilakukan tiap sekolah kadang jadi tidak terkendali.

Selain memperkenalkan lingkungan pendidikan yang baru. MOS diharapkan mampu menjadi momen untuk memberikan pendidikan karakter dan pendidikan anti korupsi kepada siswa. Sosialisasi tersebut diharapkan mampu membangun karakter siswa dan menanamkan sikap antikorupsi sejak dini.

Tradisi MOS adalah kegiatan yang baik, namun sayang kegiatan ini kerap diselewengkan dan dijadikan ajang perploncoan yang justru membuat siswa tertekan. Tidak jarang, siswa yang merasa dirugikan saat MOS kemudian membalaskan perilaku kakak kelasnya kepada adik kelasnya pada tahun ajaran mendatang. Hal ini akhirnya menjadi lingkaran setan yang tidak ada habisnya. Pihak sekolah harus tegas menyikapi hal ini sehingga kegiatan MOS benar-benar efektif bagi para siswa baru.

Sumber : balipost/vina cahyonoputri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?