Dewan Kota Jayapura : Berserahlah Pada Tuhan

Dewan Kota Jayapura : Berserahlah Pada Tuhan

Lois Official Writer
2568

Jayapura diselimuti oleh gejolak yang memanas. Pasalnya, warga kota Jayapura diresahkan oleh sejumlah pesan singkat yang beredar di telepon seluler, seakan ada penyerangan oleh kelompok orang tak dikenal (OTK). Hal itu terjadi setelah aparat kepolisian setempat menembak mati Mako Tabuni, salah satu pemimpin kelompok yang menamakan dirinya Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pada Kamis (15/6).

Setelah itu, sekelompok massa tak dikenal mengamuk. Mereka membakar dan menganiaya empat orang lainnya di Distrik Heram, Jayapura. Menghadapi situasi seperti ini, Ketua DPRD Kota Jayapura, WW Kambuaya pun angkat bicara. “Saya atas nama Dewan Kota Jayapura, meminta dan mengimbau kepada seluruh warga yang ada di wilayah ini, baik pribumi dan non pribumi agar bisa tetap tenang menghadapi berbagai isu,” katanya di Jayapura, Papua, Senin (18/6). Ditambahkannya bahwa masalah ini harus diserahkan kepada yang berwajib dan juga kepada Tuhan.

Selain itu, Klasis Gereja Kristen Injili Kota Jayapura juga mengeluarkan imbauan agar seluruh umat kristiani di wilayah itu bisa ikut membantu aparat keamanan menciptakan situasi yang kondusif. Pihak gereja juga meminta kepada aparat untuk bertindak lebih bijak dan arif, menurut pernyataan salah satu pendeta GKI, Ny. Desvain Robot-Owu.

Kita ingat dengan jelas kejadian Mei 1998 dan kita tahu apa dampaknya ketika itu. Perekonomian di Indonesia hampir saja lumpuh, banyak investor yang kemudian lari dari Indonesia, salah satunya Sudono Salim yang baru-baru ini diberitakan meninggal. Kita tahu bahwa kekerasan tidak bisa menyelesaikan masalah. Karena itu, kita perlu belajar dari masa lalu agar kekerasan tidak bisa mengambil alih kita kembali.

 

Baca juga :

Benny Hinn Buka Rahasia Mengapa Dulu Suzanne Menceraikannya

Film di Timur Matahari, Bawa Pesan Perdamaian Bagi Papua

Mengenal The Messenger, Artis Hip Hop Rohani Indonesia

Sumber : kompas.com by lois horiyanti/jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami