Flight Data Recorder (FDR) pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak pada Rabu (9/5) saat joy flight telah ditemukan. FDR ditemukan oleh tim Basarnas di area Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, untuk kemudian komponen tersebut akan diserahkan kepada Komisi Nasional Keselamatan Transportasi Indonesia (KNKT).
Hal ini dipastikan oleh Kepala Bagian Humas Basarnas, Gagah Prakoso. Berkenaan dengan hal tersebut, Badan Sar Nasional (Basarnas) rencananya akan menggelar konferensi pers di Terminal Kedatangan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Kamis (31/5) ini.
“Ya, kan, FDR sudah ditemukan. Sekarang lagi dibawa dengan helikopter dari TKP menuju Jakarta. Agendanya jam 10.00 WIB, kita sedang siap-siap ini,” ungkap Gagah sebagaimana dilansir oleh Kompas.
Penemuan FDR ini dengan sendirinya akan membantu KNKT untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 yang menewaskan 45 orang, terdri dari 35 orang warga negara Indonesia, 8 orang warga Rusia, seorang warga Amerika dan seorang warga Prancis. Tim gabungan Indonesia dan Rusia akan bekerjasama mengungkap penyebab kecelakaan yang masih diliputi misteri ini.
Baca Juga:
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”