Obama: Wanita Ikut Tentukan Masa Depan Bangsa

Nasional / 23 May 2012

Kalangan Sendiri
Obama: Wanita Ikut Tentukan Masa Depan Bangsa
PrincessPina Cahyonoputri Official Writer
3977

Seiring perkembangan zaman, peran serta wanita dalam berbagai bidang makin bertambah. Menurut presiden Amerika, Barack Obama, saat ini wanita tidak hanya mampu menentukan masa depannya namun juga berpengaruh besar untuk menentukan masa depan bangsa. Hal ini disampaikannya dalam pidato di kampus Barnard, perguruan tinggi khusus perempuan yang merupakan bagian dari Universitas Columbia.

"Semakin banyak perempuan berpenghasilan lebih banyak dari suami mereka. Jumlah perempuan mencapai lebih dari separuh lulusan S-1, S-2 dan S-3. Jadi jumlahnya melebihi laki-laki. Setelah kemajuan yang lambat namun pasti, kalian akan membentuk sebuah abad di mana perempuan tidak hanya menentukan nasib mereka sendiri, tapi juga nasib negara dan dunia ini,” ungkap Obama.

Presiden mencatat bahwa jumlah perempuan saat ini mencapai separuh dari pekerja di Amerika. Ia juga menghimbau mereka untuk menggunakan penghasilan dan prestasi akademik mereka yang semakin meningkat untuk melapangkan jalan bagi perubahan. Obama juga mendorong para wanita untuk memberikan pengamatan yang tajam mengenai iklim ekonomi dan politik di Amerika. 

Dalam pidatonya itu, Obama juga memaparkan tantangan unik yang harus dihadapi wanita di dunia kerja, termasuk mencapai kesetaraan gaji dengan laki-laki, menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dengan keluarga, dan “sepenuhnya mengendalikan keputusan tentang kesehatan diri mereka.”

Kunjungan presiden ke New York itu juga mencakup kunjungan ke sebuah program televisi populer dan dua acara penggalangan dana. Salah satunya diadakan di rumah penyanyi pop Ricky Martin, acara yang disponsori oleh Dewan Pimpinan LGBT, kelompok yang mewakili kaum gay dan lesbian di Amerika.

Makin banyaknya wanita yang terjun di dunia kerja, serta kemampuan dan kompetensinya yang tidak kalah jika dibandingkan dengan kaum pria,  hal inilah yang nantinya akan mempersempit atau bahkan menghilangkan perbedaan gender yang selama ini berlaku di masyarakat.

Sumber : voa-indonesia/vina
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?