Didiklah Anak Menjadi Decision Makers

Parenting / 6 May 2012

Kalangan Sendiri
Didiklah Anak Menjadi Decision Makers
daniel.tanamal Official Writer
5959

Setiap orangtua pasti menginginkan semua anaknya tumbuh menjadi pribadi yang evaluatif dan selektif dalam bertindak dan memutuskan sesuatu. Memang, hal itu bukanlah faktor yang tercipta begitu saja ataupun faktor keturunan. Namun proses yang dimulai sejak dirinya lahir.

Sulitnya mengambil keputusan pada diri seorang anak, terjadi pada masa usia sekolah. Faktor tekanan kelompok sebaya (peer group) menjadi hal yang harus serius diperhatikan dan diatasi dengan bijak. Pada momen inilah orangtua, seperti yang dianjurkan seorang ahli pendidikan Jim Taylor, Ph.D, untuk membantunya dapat memutuskan sesuatu. Berikut rangkaian pertanyaan itu:

Mengapa saya harus memutuskan ini? Pertanyaan ini membuat anak memahami motivasi dari keputusannya. Apakah memang untuk kepentingan diri sendiri atau semata terpengaruh peer group-nya?

Apa saja pilihan yang ada? Mengetahui semua pilihan yang tersedia membuat anak punya alternatif seluas-luasnya, termasuk mengetahui pilihan yang baik dan buruk.

Apa akibat dari pilihan saya? Nah, di sinilah Anda bisa membantu anak melihat konsekuensi dari setiap pilihannya. Di tahap ini diharapkan anak bisa melihat untung rugi tindakan yang ia akan ambil.

Apakah ini keputusan terbaik saya?
Ajak anak meninjau keputusan yang telah ia ambil, apakah ini yang terbaik? Apakah keputusan ini membuatnya merasa lega atau nyaman? Apakah ada alternatif lain yang terlewat?

Pada rangkaian pertanyaan itu, usahakan untuk mengambil waktu yang santai, dampingi anak anda secara tenang. Apapun keputusan dari anak anda terhadap rangkaian pertanyaan itu, dukunglah dirinya. Jangan menyalahkan anak ketika hasil keputusannya ternyata salah. Teruslah berkomunikasi dengan dirinya. Satu hal positif yang didapat adalah, anak anda telah belajar untuk berani mengambil keputusan sendiri.

Sumber : www.parenting.co.id
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?