Indonesia mungkin boleh berduka karena namanya masuk dalam daftar nergara terkorup di Asia Pasifik (2011) menurut Political And Economic Risk Consultancy, namun Indonesia agaknya bisa berbangga karena rekonsiliasinya dengan Timor Leste dijadikan teladan oleh Republik Sudan yang baru melepas Sudan Selatan pada 2011 pasca perang saudara.
Permintaan itu menurut Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah, disampaikan Menteri Luar Negeri Sudan, Ali Ahmed Karti, kepada Presiden Susilo Yudhoyono, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (23/2).
"Dalam dialog dengan Presiden, disampaikan Menlu Sudan mengenai perkembangan dalam negeri Sudan pascaperpisahan dengan Sudan Selatan. Tadi mereka meminta kesediaan Indonesia untuk berbagi pengalaman atas rekonsiliasi yang pernah dilakukan ke dalam negeri, dan juga pengalaman kita mengatasi pengalaman sejarah dengan Timor Leste," kata Faiza seperti dikutip dari antaranews, pada Kamis (23/2).
Pada dialog tersebut menurut Faiza, presiden menjelaskan bahwa pada waktu itu kedua pemerintah, Indonesia dan negara Timor Timur, berkomitmen melakukan rekonsiliasi dan membangun hubungan baik antara kedua negara.
"Jadi Presiden menekankan proses perdamaian itu memerlukan kesabaran, memerlukan determinasi, dengan demikian pada waktunya akan tercapai perdamaian antara Sudan dan Sudan Selatan," kata Faiza.
Bisa menjadi figur teladan suksesnya rekonsiliasi merupakan prestasi bagi Indonesia. Semoga prestasi Indonesia bisa makin meningkat sehingga citranya pun makin baik di mata dunia.
Sumber : antaranews/vnIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”