Surat Valentine Untuk Yesus

Surat Valentine Untuk Yesus

Lestari99 Official Writer
11185

Apakah Anda pernah berpikir untuk menulis sebuah surat Valentine untuk Yesus? Bisakah saya maupun Anda mencintai Yesus sebesar itu? Saya tidak berbicara mengenai perasaan yang berdasar pada rasa sentimental belaka, melainkan cinta yang sangat bjaksana dan berasal dari hati yang paling dalam.

Di hari Valentine banyak tempat memperlihatkan orang yang memberikan kartu, bunga dan kata-kata spesial bagi orang yang mereka kasihi. Tapi saya takut bahwa Yesus mungkin akan terlupakan, sebagaimana memang sering terjadi. Saya ingin Yesus tahu bahwa saya sedang memikirkannya dengan sepenuh hati dan penuh pengagungan sehingga saya mengesampingkan pekerjaan dan aktivitas lainnya untuk mengatakan, “Yesus, saya mencintai-Mu!”.

Ada banyak cara bagi kita untuk mengatakan kepada Yesus betapa kita mencintai-Nya. Pada dasarnya, ketika kita mengekspresikan cinta kita kepada-Nya dengan cara apapun, itulah yang dimaksud dengan menyembah Tuhan, mempersembahkan pengagungan dan pengabdian kepada-Nya. Baru-baru ini saya membaca ulang beberapa kata mulia yang sudah cukup tua dari Thomas A. Kempis (The Imitation of Christ, hal. 75) dan karena kata-kata ini membakar api cinta saya kepada Yesus, saya terus kembali membacanya lagi dan lagi. Adaptasi dengan perkataan saya pribadi menjadikan kata-kata ini sebuah doa untuk dituliskan menjad sebuah surat Valentine untuk Yesus.

Kiranya surat cinta untuk Yesus ini akan membuka mata dan menyadarkan kita bahwa memiliki keintiman dengan Yesus merupakan suatu hal yang mungkin dan berdoa agar kata-kata ini akan membangkitkan hati Anda untuk memberikan pengabdian yang lebih besar kepada Tuhan.

Dear Yesus, ketika Engkau hadir untukku, semuanya menjadi baik dan tidak ada yang tampak sulit; namun ketika aku melupakan-Mu, semua terasa sulit dan kosong.

Yesus, suara-Mu bagiku adalah suara yang paling berharga yang pernah ada. Jika aku tidak mendengar-Mu berbicara di dalam jiwaku, kenyamanan seperti apapun tidak akan berarti apa-apa. Namun jika Engkau mengucapkan satu patah kata kepadaku, aku akan sangat terhibur. Saya teringat bagaimana Maria segera bangkit dari tempatnya menangis, ketika Martha berkata kepadanya: “Guru akan datang, dan IA memanggilmu” (Yohanes 11:28). Ya! Sungguh sebuah momen yang sangat membahagiakan – tak peduli betapa sulitnya situasiku saat itu – ketika Engkau memanggilku!

Oh, betapa bodohnya aku ketika aku masuk ke dalam situasi dimana aku tidak memikirkan-Mu sama sekali ya Yesus. Sungguh sebuah kesombongan bagiku ketika aku menginginkan hal lain di luar diri-Mu. Dunia tanpa-Mu tidak akan mendatangkan keuntungan apapun bagiku. Untuk hidup tanpa-Mu merupakan hidup dalam kepedihan neraka, dan bersama-Mu Yesus merupakan sebuah kehidupan surga yang manis. Ketika Engkau bersamaku, tak satupun musuh yang dapat menyakitiku. Menemukan-Mu bagaikan menemukan harta karun yang sejati – yang terbaik dari segala yang baik – dan menjadi orang terkaya di atas muka bumi ini. Namun kehilangan-Mu seperti kehilangan lebih dari seluruh dunia ini dan terlantar dalam kemiskinan.

Oh Yesus, memiliki percakapan yang akrab dengan-Mu merupakan suatu hal yang hebat! Tuhan, ajarilah aku untuk memiliki dan menikmati kehebatan itu! Mengetahui bagaimana terus menempatkan-Mu sebagai yang terutama dalam hidupku setiap saat – ini adalah kebijaksanaan terbesar! Kumohon Tuhan, sambungkan hatiku dengan kehadiran-Mu dalam hidupku setiap saat. Kalau saja aku menjadi rendah hati dan penuh damai maka Yesus akan tetap ada bersamaku. Jika saja aku selalu taat dan tenang maka Engkau akan tinggal di dalamku.

Tapi aku takut kalau aku justru menjauhi-Mu Yesus, berpaling pada hal-hal lahiriah dan kehilangan perkenanan dari kehadiran-Mu. Jika aku berpaling dari-Mu dan kehilangan-Mu Yesus, kemana lagi aku dapat pergi? Siapa lagi yang dapat aku andalkan sebagai temanku? Tanpa seorang teman aku tidak dapat hidup dengan baik dan Yesus, Engkau adalah Teman dari segala teman bagiku – satu-satunya Teman Jiwaku – dan tanpa-Mu di sisiku aku akan sedih dan kesepian.

Engkau adalah satu-satunya, Yesus, yang aku percaya dan memberikan sukacita melebihi apapun juga! Lebih baik bagiku jika seluruh dunia menentangku daripada aku harus terpisah dari-Mu. Di antara semua yang aku cintai, Engkau melebihi mereka semua oh Yesus. Engkau adalah satu-satunya yang paling aku cintai.

Yesus, aku mengasihi semua orang karena-Mu, tapi aku mencintai-Mu karena pribadi-Mu. Engkau adalah Mesias, Anak Allah, dan Diri-Mu, secara pribadi, adalah Kekasihku. Engkau baik dan setia melebihi semua temanku. Untuk-Mu dan di dalam-Mu, aku membiarkan teman-teman dan musuhku untuk mengasihiku dan berdoa agar mereka dapat datang untuk mengenal dan mengasihi-Mu.

Aku tidak ingin menjadi satu-satunya yang dipuji atau dicintai, karena posisi itu adalah milik-Mu Yesus – Engkau adalah Allah dan tak ada yang seperti-Mu! Aku tidak menginginkan agar hati setiap orang ditujukan bagiku. Aku juga tidak menujukan hatiku untuk menerima kasih dari siapapun. Yesus, satu-satunya hasratku adalah agar Engkau ada di dalamku dan di dalam setiap orang yang berseru kepada-Mu.

Ya Tuhan Yesus, aku rindu untuk menjadi murni dan bebas, diperuntukkan sepenuhnya bagi-Mu, dan tidak terikat dengan allah yang lain. Bantu aku untuk membawa hatiku yang murni kepada-Mu sehingga aku dapat bebas dari segala keduniawian dan dapat melihat dengan jernih betapa baiknya Engkau. Dekatkan aku pada-Mu oleh karena kasih karunia-Mu, untuk melihat kemuliaan-Mu, untuk mencapai itu sebagai kebahagiaan surgawi, dikosongkan dari segala hal kecuali tentang-Mu, untuk meninggalkan segala hal kecuali kerajaan-Mu, untuk bersama-Mu dan hanya dengan-Mu dan untuk menjadi satu dengan-Mu.

Tuhan Yesus Kristus, ketika kasih karunia-Mu dianugerahkan bagiku membuatku kuat dan mampu menghadapi segala macam hal. Tapi tanpa rahmat-Mu aku miskin dan lemah dan hal terbaik yang dapat kuharapkan adalah disiplin dari-Mu untuk membangunkanku agar mencari wajah-Mu. Dan ketika aku perlu menerima disiplin dari-Mu, tolonglah aku untuk tidak kecewa, tapi untuk tetap berdiri dengan pikiranku tertuju pada-Mu, menghadapi kesulitan apapun yang datang padaku bagi kemuliaan-Mu.

Yesus, Engkau tahu bahwa aku ingin selalu berada di musim semi untuk menikmati cinta-Mu, tapi terkadang aku juga memerlukan musim dingin. Tuhan yang berdaulat, Engkau menghadirkan musim bahkan bagi mereka yang jahat, dan aku mencintai-Mu karena hal ini juga!  Bantulah aku untuk selalu mengingat bahwa setelah musim dingin tibalah musim semi, setelah malam muncullah siang, setelah badai keteduhan akan menghampiri. Dan di atas semua itu, bantulah aku untuk percaya bahwa segala musim itu adalah baik ketika aku menghidupinya bersama Engkau Yesus.

Aku mencintai-Mu Yesus! Engkau adalah Sahabat terbaik yang dapat kumiliki!

Mari ikut merayakan Valentine bersama untuk memberkati sesama kita dengan mengikuti Valentine Photo Contest 2012 “Ekspresikan Cintamu”. Info lebih lanjut, segera klik fotoku.jawaban.com

 

Sumber :Bill Gaultiere

 

Rayakan sukacita Valentine Anda dengan ragam artikel inspiratif berikut ini:

Sumber : cbn.com
Halaman :
1

Ikuti Kami