Wafatnya Kim Jong-il, Pemimpin Korea Utara

Nasional / 19 December 2011

Kalangan Sendiri

Wafatnya Kim Jong-il, Pemimpin Korea Utara

Lois Official Writer
3740

Pemimpin Republik Rakyat Korea Utara Kim Jong-il meninggal dunia pada hari Sabtu (17/12) yang lalu dalam usia 69 tahun akibat gangguan fisik dan semangat kerja yang berlebihan, hal ini diberitakan oleh stasiun televisi pemerintah, pada Minggu (18/12) kemarin.

Kim Jong-il mulai memerintah Korea Utara pada tahun 1994 ketika ayahnya sekaligus pendiri negara komunis, Kim Il-sung, yang dikenal dengan panggilan ‘Pemimpin Besar’ meninggal dunia. Sejak saat itu, Kim Jong-il yang dikenal dengan ‘Pemimpin Terhormat’ ini mulai memerintah. Ia menempatkan Korea Utara menjadi negara yang memiliki kekuatan nuklir yang luar biasa.

Sejumlah media menyebutkan bahwa Kim merupakan pemimpin yang keras kepala dan Bengal. Ia dianggap sebagai penyulut ketegangan di Semenanjung Korea karena tetap mempertahankan program senjata nuklirnya dan memiliki peluru kendali yang sanggup melumat tetangganya. Kim juga dituduh sebagai otak di belakang berbagai pengeboman. Bahkan pemerintahan bekas Presiden George W. Bush mendakwanya sebagai ‘seorang tirani terdepan’.

Penyebab meninggalnya Presiden Korut ini sangat dirahasiakan oleh pemerintah Korea Utara. Sejumlah sumber menyebutkan dia terkena stroke sejak Agustus 2008. Kendati segala berita yang diberitakan itu, sedikit yang bisa diketahui tentang Kim. Dia jarang berbicara di depan umum, hampir tak pernah melakukan perjalanan keliling dunia.

Kim Jong-il telah meninggal dunia, namun kita semua tentu berharap penggantinya yang selanjutnya akan membawa Korea Utara lebih baik lagi. Pemimpin yang besar adalah orang yang memberi dampak yang baik buat dunia dan sekitarnya. Karena itu, baiklah kita semua mengingat bahwa selama nafas masih dikandung badan, hendaklah kita menjadi pemimpin yang bijaksana, entah itu pemimpin bagi diri sendiri, bagi keluarga, bagi siapapun yang Anda pimpin.

Menarik untuk Dibaca :

Kartu Natal Tertua di Dunia Dipamerkan

Kristen Emas Murni, Standar Kekristenan Sejati

Bila Berteman Bahkan Pacaran dengan Penderita Down Syndrome

Sumber : tempointeraktif/lh3
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?