Pernyataan Cinta Uskup Afsel Kepada Aung San Suu Kyi

Internasional / 23 September 2011

Pernyataan Cinta Uskup Afsel Kepada Aung San Suu Kyi
Lois Official Writer
2964

Uskup asal Afrika Selatan ini bukannya playboy ataupun gemar mengumbar cinta. Namun, rasa cintanya kepada pahlawan pro demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi tulus adanya. “Aku mencintaimu,” ujar uskup yang bernama Desmond Tutu kepada peraih nobel yang baru saja dilepaskan dari tahanan rumah tersebut, seperti dikutip dari AFP, Kamis (22/9) yang berbicara lewat video dari kota New York, Amerika Serikat.

Tutu memuji upaya Suu Kyi yang melakukan perlawanan terhadap junta militer di Myanmar dan ketabahannnya saat dirinya berada di rumah tahanan. Tutu juga berbicara tentang moral Suu Kyi. “Hal yang kau derita itu adalah belas kasihanmu dan kecantikanmu,” ujar Tutu yang tertawa. “Dan aku bingung, kau begitu mungil dan sopan…” tambahnya.

Suu Kyi pun tersenyum hangat setelah mendengar kata-kata Tutu. “Saya harus membalas pujian itu dengan mengatakan, aku mencintaimu,” ujar Suu Kyi yang membalas Tutu. Tutu lalu mendorong Syu Kii dalam perjuangannya membawa demokrasi ke Myanmar. Tutu juga mengatakan akan berkunjung ke Myanmar ketika Suu Kyi dilantik sebagai Pemimpin Myanmar. Karena itu, Suu Kyi mengatakan dirinya sangat berambisi menjadi kepala pemerintahan Myanmar karena dia menginginkan Tutu berkunjung ke Myanmar.

Ada banyak bentuk cinta, cinta yang paling agung adalah cinta agape, yaitu cintanya Tuhan buat ciptaan-Nya. Ketika cinta itu mengalir ke hati manusia, maka manusia yang satu akan saling membagikan cinta itu kepada manusia yang lain. Itulah yang dilakukan Tutu kepada Suu Kyi. Bukan cinta terhadap lawan jenis, bukan cinta yang penuh hasrat, tapi cinta yang Tuhan taruh di hati mereka. Karena apa yang mereka lakukan, semuanya hanya agar kehidupan manusia seperti yang Tuhan mau.

Sumber : okezone/lh3
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?