Internasional / 18 March 2011

Kalangan Sendiri

"Isa Anak Maryam" Ancam Akan Bunuh Ulil

daniel.tanamal Official Writer
4317

Setelah terjadinya bom yang meledak di Kantor Berita Radio 68 H, di kawasan Utan Kayu Jakarta Selasa lalu (15/3) seorang pria tak dikenal sempat mendatangi lokasi kejadian dan segera menarik perhatian para petugas juga orang-orang di sekitar tempat itu. Dengan lantang pria tersebut berteriak dengan lantang “Saya akan bunuh Ulil..!”

Pria berkacamata hitam dengan tubuh gempal yang tertutup jaket hitam itu datang menggunakan motor matic berwarna merah bernomor polisi B 6238 TLS. Dirinya menggunakan celana cingkrang, memakai sorban biru yang melilit lehernya dan kepalanya dibalut slayer merah yang dihias logo berwarna hijau. Berbahayanya lagi ia juga menggenggam sebilah golok.

Tidak banyak yang disampaikan pria tersebut. Ia hanya berpesan kepada semua orang yang berada di tempat tersebut untuk mendisiplinkan ritual ibadah. “Sholatlah kalian, karena kiamat sudah dekat,” katanya. “Saya akan bunuh Ulil, karena saya Isa anak Maryam,” ulangnya. Setelahnya itu ia meluncur pergi ke arah Jalan Bypass.

Petugas keamanan setempat yang tengah berjaga di depan pagar Komunitas Utan Kayu pun tidak sempat berbuat banyak. Begitupun dengan petugas kepolisian yang sedang berjaga sekitar 20 meter di belakang pagar Komunitas Utan Kayu. Mereka hanya berjaga-jaga agar pria itu tidak masuk ke halaman kantor.

Seperti diberitakan seorang pria tidak dikenal mengirimkan paket yang berisi sejenis buku ke, yang ditujukan kepada Ulil Abshar Abdalla. Paket tersebut akan diserahkan pada Ulil yang namanya tercantum sebagai penerima paket, tetapi satpam menemukan sesuatu yang mencurigakan dalam paket tersebut dan melaporkannya pada Polsek Matraman. Tetapi, paket tersebut meledak sekitar pukul 16.05 WIB dan melukai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestro Jakarta Timur, dan juga Komisaris Polisi Dodi Rahmawan, Ipda Bara Libra Sagita (23).

 

 

Sumber : tempointeraktif/DPT
Halaman :
1

Ikuti Kami