Taliban Tega Gunakan Anak Sebagai Mata-Mata

Nasional / 22 October 2010

Kalangan Sendiri
Taliban Tega Gunakan Anak Sebagai Mata-Mata
Lois Official Writer
3495

Generasi penerus Afghanistan saat ini sedang diradikalisasi oleh Taliban. Investigasi yang dilakukan oleh Sky News menemukan bahwa anak-anak digunakan dan dipersiapkan sebagai ‘senjata penyerang’, membawa amunisi ke tengah medan perang, dan yang paling banyak adalah dengan menjadi mata-mata.

Sky News juga mengambil gambar di Helmand dimana kesatuan British, dimana ada penayangan, anak-anak Taliban belajar bagaimana taktik yang harus dipakai dan bagaimana melakukan sebuah pemberontakan. Lalu Taliban juga mengajarkan bagaimana mengaktifkan bom tanpa terdeteksi oleh alat deteksi dan bagaimana caranya agar bisa membunuh lebih banyak lagi.

Para anak muda itu menjadi mata dan telinga Taliban, menyampaikan pesan kepada seorang prajurit, memberikan informasi kepada mereka tentang gerakan-gerakan ataupun patroli yang dilakukan agar dapat menghasilkan serangan yang membawa dampak yang maksimum.

Kemiliteran Inggris menyebut hal itu sebagai ‘tabir’ dan sepertinya tidak ada kekuatan bagaimana bisa menghentikan hal itu. Sky News juga mengunjungi sebuah desa tempat jantungnya Taliban bernama Provinsi Kunar yang berbatasan dengan Pakistan dan menemukan hampir setiap anak tergabung dalam gerakan ini. Bahkan setiap komunitas bekerja ataupun menyokong gerakan Taliban, mulai dari pemimpin rohani, petani, anak mereka, maupun cucu mereka.

Anak umur 10 tahun, Saed Amir, bahkan bangga dan santai bisa menyiapkan diri untuk memakai senjata. Sepupunya, Aizatullah Mashawani, bahkan mengatakan, “Mereka adalah pahlawan kami. Bom menyakiti kami, tapi Taliban berperang untuk kami.” Ketika anggota keluarga mereka ada yang terbunuh, maka keluarga itu akan menjadi Taliban.

Ada yang mengatakan, “Kami mengatakan kepada anak-anak kami untuk jujur dan mendukung pemerintah tapi yang pemerintah lakukan hanyalah korupsi dan kolusi, jadi apa yang dapat kami lakukan ketika mereka berbalik kepada Taliban?” ungkap seseorang.

Sumber : orange/lh3
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?