Karena vuvuzela, terompet khas Afrika ini dianggap mengganggu dan merusak pendengaran, Majelis Umum untuk Urusan Islam dan Zakat Uni Emirat Arab akhirnya mengeluarkan fatwa haram.
Sekalipun diharamkan, namun penggunaan vuvuzela masih boleh dipergunakan sepanjang hanya di dalam stadion dan tidak merugikan orang lain.
"Akan tetapi, importir dan para penjual harus memastikan kekuatan dari suaranya tidak melebihi 100 desibel, sehingga bisa dihindari merusak pendengaran orang lain," demikian peraturan yang tertulis dalam pasal 11625 tersebut.
Berdasarkan penelitian, suara yang dihasilkan vuvuzela bisa melebihi 100 desibel dan dapat merusak pendengaran secara permanen. Wacana Uni Emirat Arab akan menggunakan vuvuzela ini memicu kritik karena sebelumnya muncul isu bahwa vuvuzela dapat menyebarkan virus. Selain itu ada rumor bahwa vuvuzela juga sering digunakan untuk ritual oleh para dukun Afrika, hal ini membuat para pengusaha Arab mempertimbangkan kembali untuk mengimpor barang yang sedang laris manis di pasaran tersebut.
Sumber : Goal.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”